Lompat ke isi utama

Berita

Yolanda Harun: Konsolidasi Demokrasi Jadi Ruang Diskusi untuk Perbaikan Pemilu ke Depan

Foto

Bawaslu Kabupaten Pohuwato, saat melaksanakan konsolidasi demokrasi bersama DPC PKB Kabupaten Pohuwato sebagai upaya memperkuat komunikasi dan menyerap masukan dari partai politik terkait perbaikan penyelenggaraan pemilu ke depan. Senin (26/10/2026).

Marisa - Bawaslu Kabupaten Pohuwato melaksanakan konsolidasi demokrasi bersama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pohuwato sebagai upaya memperkuat komunikasi dengan peserta politik sekaligus menjaring masukan untuk perbaikan penyelenggaraan pemilu ke depan. Ketua Bawaslu Kabupaten Pohuwato, Yolanda Harun, menegaskan bahwa forum tersebut menjadi ruang diskusi untuk membangun pemahaman bersama mengenai demokrasi yang lebih baik. Senin (26/10/2026).

Menurut Yolanda, konsolidasi demokrasi tidak hanya berorientasi pada pertemuan kelembagaan, tetapi juga membuka ruang pertukaran pandangan antara Bawaslu dan partai politik. Melalui dialog tersebut, berbagai pengalaman dan persoalan dalam pelaksanaan pemilu dapat dibahas sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas demokrasi pada masa mendatang.

Ia menjelaskan bahwa masukan dari partai politik merupakan bagian penting dalam mengidentifikasi persoalan yang dihadapi selama tahapan pemilu, mulai dari aspek regulasi hingga pelaksanaan pengawasan. Dengan demikian, konsolidasi diharapkan mampu menghasilkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai kebutuhan perbaikan sistem pemilu.

“Melalui konsolidasi demokrasi ini, kami ingin membuka ruang diskusi bersama partai politik untuk mendengarkan berbagai masukan, pengalaman, dan pandangan terkait pelaksanaan pemilu. Hal ini penting agar persoalan yang pernah muncul dapat menjadi bahan evaluasi dan perbaikan demokrasi ke depan,” demikian penyampaian Yolanda Harun dalam forum konsolidasi tersebut.

Yolanda juga memandang bahwa upaya memperbaiki demokrasi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Bawaslu tidak dapat bekerja sendiri dalam membangun proses pemilu yang berintegritas, tetapi memerlukan dukungan peserta pemilu, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya.

Menurutnya, komunikasi yang terbuka antara pengawas pemilu dan partai politik dapat membantu membangun kesepahaman mengenai pentingnya menaati ketentuan, mencegah pelanggaran, serta menjaga kompetisi politik yang sehat.

“Harapan kami, diskusi seperti ini tidak berhenti pada pertemuan hari ini. Masukan yang disampaikan dapat menjadi bahan tindak lanjut bersama untuk membangun proses pemilu yang lebih baik, meningkatkan kesadaran terhadap aturan, serta memperkuat komitmen menjaga demokrasi yang jujur dan adil,” lanjutnya.

Melalui konsolidasi demokrasi tersebut, Bawaslu Kabupaten Pohuwato berharap terbangun komunikasi yang berkelanjutan dengan partai politik. Pertukaran gagasan dan penyampaian masukan diharapkan menjadi salah satu langkah untuk memperkuat pengawasan pemilu sekaligus mendorong perbaikan demokrasi yang lebih partisipatif dan berintegritas.

Penulis & Foto : T.R

Editor : T.R

Tag
Berita