Pleno Penutup September, Bawaslu Pohuwato Matangkan Agenda Pengawasan Oktober
|
Marisa - Menutup rangkaian kegiatan kelembagaan pada September 2026, Bawaslu Kabupaten Pohuwato kembali melaksanakan rapat pleno rutin mingguan, Rabu (30/09/2026). Pleno tersebut menjadi ruang evaluasi sekaligus pematangan sejumlah agenda yang akan dilaksanakan memasuki Oktober 2026.
Rapat pleno dipimpin langsung Ketua Bawaslu Pohuwato Yolanda Harun dan dihadiri Anggota Bawaslu Pohuwato Amran Hulubangga dan Munawar, para kepala subbagian, notulensi rapat, serta peserta rapat lainnya.
Dalam pleno tersebut, jajaran mengevaluasi pelaksanaan kegiatan selama satu minggu terakhir dan membahas kesiapan agenda kelembagaan pada bulan Oktober. Pembahasan mencakup aspek program, anggaran, pengelolaan Barang Milik Negara (BMN), persiapan kegiatan Divisi P3S, pengawasan partisipatif, kehumasan, hingga data dan informasi.
Ketua Bawaslu Pohuwato, Yolanda Harun, memberikan perhatian pada pembahasan anggaran dan pengelolaan BMN, termasuk kondisi serta kebutuhan gedung kantor. Menurutnya, aspek dukungan administrasi dan sarana prasarana perlu dipersiapkan sejalan dengan pelaksanaan program kelembagaan.
“Anggaran dan BMN perlu kita cermati bersama karena keduanya menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan kegiatan kelembagaan. Termasuk kondisi dan kebutuhan gedung kantor, harus kita bahas dan tindak lanjuti secara terukur agar dukungan sarana prasarana dapat menunjang pelaksanaan tugas kita,” ujar Yolanda.
Ia juga menekankan agar setiap agenda yang telah direncanakan untuk Oktober dipersiapkan sejak awal, sehingga pelaksanaannya dapat berjalan sesuai rencana dan tidak menimbulkan pekerjaan yang tertunda.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Pohuwato, Munawar, fokus pada persiapan agenda yang berkaitan dengan Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (P3S), khususnya kegiatan sengketa yang akan dilaksanakan.
“Untuk kegiatan P3S, terutama agenda sengketa, perlu dipersiapkan secara matang. Kita harus memastikan seluruh kebutuhan, baik administrasi maupun teknis pelaksanaan, sudah dipersiapkan sehingga ketika kegiatan dilaksanakan, jajaran dapat menjalankan tugas sesuai dengan peran masing-masing,” kata Munawar.
Menurutnya, kesiapan tersebut penting agar setiap agenda P3S dapat berjalan tertib dan memberikan dukungan terhadap pelaksanaan tugas penanganan pelanggaran maupun penyelesaian sengketa.
Sementara itu, Amran Hulubangga menyoroti sejumlah agenda pengawasan partisipatif dan data pemilih yang akan menjadi perhatian Bawaslu Pohuwato pada Oktober. Agenda tersebut meliputi Forum Warga/Kampung Pengawasan, Apel Pengawasan, Pojok Pengawasan, hingga persiapan pengawasan terhadap rapat pleno terbuka rekapitulasi PDPB yang akan dilaksanakan KPU Pohuwato.
“Forum Warga atau Kampung Pengawasan, Apel Pengawasan, dan Pojok Pengawasan perlu terus kita maksimalkan sebagai ruang untuk membangun keterlibatan masyarakat dalam pengawasan. Di saat yang sama, persiapan pengawasan pleno rekapitulasi PDPB juga harus dilakukan dengan baik, karena data yang akan direkap perlu kita cermati berdasarkan hasil pengawasan yang telah dilakukan,” ujar Amran.
Amran menambahkan, pengawasan terhadap rekapitulasi PDPB perlu dipersiapkan sejak awal, termasuk mencermati data dan hasil pengawasan sebelumnya. Hal tersebut dilakukan agar jajaran memiliki bahan yang cukup dalam mengawal proses rekapitulasi data pemilih.
Selain pembahasan tersebut, pleno juga membahas persiapan kegiatan kehumasan serta sejumlah agenda kelembagaan lainnya yang akan dilaksanakan pada Oktober.
Melalui pleno rutin penutup September ini, Bawaslu Pohuwato memastikan evaluasi kegiatan menjadi bagian dari persiapan menghadapi agenda bulan berikutnya. Pembagian fokus pada masing-masing agenda diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan memastikan setiap kegiatan berjalan sesuai tugas serta tanggung jawab jajaran.
Penulis & Foto : T.R
Editor : T.R