Konsolidasi Demokrasi, Bawaslu Pohuwato Libatkan Kwarcab Perkuat Peran Pemuda dan Netralitas dalam Pemilu
|
Marisa – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pohuwato melaksanakan kegiatan konsolidasi demokrasi bersama jajaran Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Pohuwato pada Selasa (17/03/2026), sebagai upaya memperkuat peran generasi muda dalam mendukung demokrasi yang partisipatif dan berintegritas.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Pohuwato, Yolanda Harun, bersama jajaran staf teknis Bawaslu Pohuwato, dan dihadiri oleh pengurus Kwarcab Kabupaten Pohuwato.
Konsolidasi ini membahas penguatan peran aktif kaum pemuda melalui pembentukan Saka Adhyasta Pemilu, yang tidak hanya difokuskan pada pendidikan pemilih, tetapi juga pada penanaman nilai netralitas dalam setiap proses demokrasi.
Ketua Bawaslu Pohuwato, Yolanda Harun, menyampaikan bahwa Kwarcab memiliki posisi strategis dalam membina generasi muda, khususnya dalam menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, integritas, serta tanggung jawab sebagai warga negara.
“Kwarcab memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Melalui kolaborasi ini, kita ingin mendorong pemuda tidak hanya memahami hak pilihnya, tetapi juga menjunjung tinggi prinsip netralitas serta turut berperan dalam pengawasan partisipatif,” ujar Yolanda.
Menurutnya, melalui wadah Saka Adhyasta Pemilu, generasi muda yang tergabung dalam Gerakan Pramuka dapat menjadi agen edukasi demokrasi di tengah masyarakat, sekaligus menjadi contoh dalam menjaga netralitas di lingkungan masing-masing.
Sementara itu, pengurus Kwarcab Kabupaten Pohuwato menyambut baik kegiatan konsolidasi tersebut dan menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dalam bagian dari pendidikan karakter dan wawasan kebangsaan bagi generasi muda.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara Bawaslu dan Kwarcab dalam menciptakan generasi muda yang sadar demokrasi, berintegritas, serta mampu menjaga netralitas dalam setiap tahapan pemilu.