Yolanda: Pengawasan Pemilu tanggungjawab bersama
|
Gorontalo - Ketua Bawaslu Kabupaten Pohuwato, Yolanda Harun, S.H., menjadi narasumber dalam Podcast Bawaslu Provinsi Gorontalo yang mengangkat tema seputar pengawasan pemilu dan penguatan demokrasi di Gorontalo. Kegiatan tersebut digelar di Bumi Perkemahan Pramuka Bongohulawa, Kabupaten Gorontalo, bertepatan dengan pelaksanaan Peran Saka Nasional 2025, Rabu (05/11/2025).
Podcast ini dipandu oleh Fitriyanti T. Pakaya sebagai host, menghadirkan obrolan santai namun sarat makna mengenai dinamika pengawasan pemilu di tingkat daerah, khususnya di Kabupaten Pohuwato.
Dalam kesempatan itu, Yolanda menjelaskan bahwa peran dan tugas Bawaslu adalah melakukan pengawasan terhadap seluruh tahapan pemilu maupun pemilihan kepala daerah, mulai dari tahap persiapan hingga penetapan hasil. Ia menegaskan bahwa dalam penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah Serentak di Kabupaten Pohuwato, seluruh tahapan berjalan dengan baik tanpa adanya pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU), hal ini menjadi bukti nyata efektivitas pengawasan yang dilakukan secara maksimal.
Lebih lanjut, Yolanda menegaskan bahwa pengawasan pemilu bukan hanya menjadi tanggung jawab Bawaslu semata, tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, demokrasi yang sehat hanya dapat terwujud jika masyarakat aktif terlibat dalam menjaga integritas proses pemilihan.
Sebagai upaya memperkuat partisipasi publik, Bawaslu Pohuwato telah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak. “Kami telah melakukan penandatanganan MoU dengan sejumlah organisasi masyarakat dan kepemudaan, termasuk yang terbaru bersama Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Pohuwato,” jelas Yolanda. Kerja sama ini melahirkan Saka Rintisan Adhyasta Pemilu, sebagai wadah edukatif yang akan diimplementasikan melalui kegiatan sosialisasi ke sekolah-sekolah, dengan tujuan menumbuhkan kesadaran menjadi pemilih cerdas dan pengawas partisipatif.
Dalam podcast tersebut, Yolanda juga menjelaskan makna dari Saka Rintisan Adhyasta Pemilu. Ia menyebutkan bahwa dalam dunia kepramukaan terkandung nilai-nilai Dasa Dharma Pramuka seperti disiplin, keberanian, profesionalitas, dan integritas nilai-nilai yang sejalan dengan semangat pengawasan pemilu. “Harapannya, generasi milenial dan Gen Z dapat berperan aktif dalam mengawal demokrasi, khususnya di Kabupaten Pohuwato,” ungkapnya.
Sebelum menutup sesi podcast, Yolanda bersama host menyampaikan salam Pramuka dengan penuh semangat sebagai simbol kolaborasi antara semangat kepemudaan dan pengawasan demokrasi. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Bawaslu Pohuwato dalam memperluas edukasi politik serta memperkuat partisipasi generasi muda dalam menjaga kualitas pemilu yang berintegritas.