Yolanda Pastikan Konsolidasi Demokrasi Menjangkau Wilayah Terjauh
|
Marisa – Komitmen memperkuat demokrasi hingga ke pelosok terus ditunjukkan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pohuwato. Ketua Bawaslu Pohuwato, Yolanda Harun, memastikan kegiatan konsolidasi demokrasi tetap menjangkau desa-desa terjauh di Kecamatan Wanggarasi. Kamis, 07/05/2026
Desa Bukit Harapan, Tuweya, dan Bohusami menjadi titik kunjungan Yolanda dalam rangkaian konsolidasi demokrasi yang dilaksanakan bersama pemerintah desa dan aparat setempat. Meski harus menempuh perjalanan cukup jauh, Bawaslu Pohuwato tetap berkomitmen menghadirkan penguatan demokrasi hingga ke tingkat desa.
“Meski jauh, kami tetap memastikan desa-desa ini terjangkau untuk pelaksanaan konsolidasi demokrasi. Ini adalah bentuk komitmen Bawaslu agar penguatan demokrasi tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi juga sampai ke desa-desa,” ujar Yolanda.
Dalam kesempatan tersebut, Yolanda menegaskan pentingnya menjaga netralitas kepala desa dan perangkat desa sebagai bagian dari tanggung jawab dalam menciptakan demokrasi yang sehat dan berintegritas. Menurutnya, pemerintah desa memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Konsolidasi ini kami lakukan untuk memberikan pemahaman kepada kepala desa dan perangkat desa agar tetap menjaga netralitas sebagai pemerintah desa. Selain itu, kami juga mengajak seluruh elemen desa untuk bersama-sama menjaga demokrasi agar semakin baik ke depan,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan bahwa netralitas aparatur desa menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi dan pemilu. Karena itu, pemerintah desa diharapkan mampu menjadi contoh dalam menjaga sikap, tindakan, serta tidak terlibat dalam kepentingan politik praktis.
Melalui kegiatan konsolidasi demokrasi ini, Bawaslu Pohuwato terus mendorong terbangunnya kesadaran kolektif masyarakat desa untuk aktif menjaga kualitas demokrasi, memperkuat pengawasan partisipatif, serta menolak berbagai potensi pelanggaran pemilu di masa mendatang.
Langkah Bawaslu Pohuwato menjangkau wilayah-wilayah terjauh ini sekaligus menjadi bukti bahwa penguatan demokrasi harus hadir merata, tanpa memandang jarak dan kondisi geografis wilayah