Rahmat Bangga Jadi Saksi Momen Berharga Promosi Doktor Sekjen Bawaslu RI Meski Hadir via Zoom
|
Marisa - Kepala Sekretariat Bawaslu Pohuwato, Rahmat A. Djakaria, mengaku bangga dapat menyaksikan secara langsung proses promosi doktor Sekretaris Jenderal Bawaslu RI, Ferdinand Eskol Tiar Sirait, meskipun mengikuti kegiatan tersebut secara daring melalui aplikasi Zoom, Jumat (22/05/2026).
Sidang terbuka promosi doktor yang berlangsung di Auditorium Juwono Sudarsono, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia tersebut menetapkan Ferdinand lulus dan meraih gelar Doktor bidang Ilmu Komunikasi dengan yudisium Sangat Memuaskan. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pelantikan oleh promotor.
Bagi Rahmat, kesempatan mengikuti sidang akademik tersebut menjadi pengalaman yang bernilai karena dapat menyaksikan secara langsung salah satu momentum penting di lingkungan Bawaslu, yakni keberhasilan Sekretaris Jenderal Bawaslu RI menuntaskan pendidikan doktoral di tengah tanggung jawab kelembagaan.
“Saya mengucapkan selamat dan sukses serta merasa bangga bisa hadir dan menjadi saksi dalam momen yang sangat berharga ini, walaupun hanya melalui Zoom. Ini bukan sekadar pencapaian akademik, tetapi juga menjadi inspirasi bagi kami dijajaran sekretariat bahwa dedikasi terhadap pekerjaan dapat berjalan beriringan dengan pengembangan kapasitas diri,” ujar Rahmat.
Prosesi pelantikan dipimpin oleh promotor, Irwansyah. Dalam sambutannya, Irwansyah menyampaikan bahwa pencapaian tersebut tidak hanya dimaknai sebagai keberhasilan akademik, tetapi juga lahir dari doa dan dukungan yang menjadi kekuatan moral selama proses pendidikan.
“Hari ini bukan hanya capaian akademik, tetapi ada doa yang dipanjatkan dan melahirkan kekuatan moral dalam perjalanan yang dijalani,” ujar Irwansyah.
Sidang terbuka tersebut turut dihadiri Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja, Anggota Bawaslu RI Lolly Suhenty dan Herwyn J. Malonda, para Sekretaris Jenderal Bawaslu RI periode sebelumnya, yakni Gunawan Suswantoro dan Ichsan Fuady, dan Deputi Administrasi La Bayoni serta Plt Kepala Sekretariat Bawaslu Prov. Gorontalo Arya Mega.
Dalam pidato singkatnya, Ferdinand menyampaikan apresiasi kepada dewan penguji dan seluruh pihak di lingkungan Bawaslu yang telah memberikan dukungan hingga dirinya dapat menyelesaikan pendidikan doktoral dan berdiri di podium