Lompat ke isi utama

Berita

Yolanda Harun: Yolanda Harun Ajak HMI Jadi Jembatan Informasi Demokrasi yang Akurat

Foto

Ketua Bawaslu Kabupaten Pohuwato, Yolanda Harun, mendorong mahasiswa untuk mengambil peran aktif dalam menjaga kualitas demokrasi, terutama melalui penyebarluasan informasi kepemiluan yang benar dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengawasan partisipatif. Hal tersebut menjadi bagian dari pembahasan dalam pertemuan konsolidasi demokrasi bersama perwakilan HMI Pohuwato yang diterima Yolanda di ruang kerjanya, Rabu (14/10/2026).

Marisa - Ketua Bawaslu Kabupaten Pohuwato, Yolanda Harun, mendorong mahasiswa untuk mengambil peran aktif dalam menjaga kualitas demokrasi, terutama melalui penyebarluasan informasi kepemiluan yang benar dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengawasan partisipatif.

Hal tersebut menjadi bagian dari pembahasan dalam pertemuan konsolidasi demokrasi bersama perwakilan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Pohuwato yang diterima Yolanda di ruang kerjanya, Rabu (14/10/2026).

Dalam pertemuan tersebut, pembahasan diarahkan pada pentingnya keterlibatan mahasiswa dalam memperkuat pemahaman masyarakat mengenai demokrasi, penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan, serta upaya mendorong proses demokrasi yang semakin berkualitas di Kabupaten Pohuwato.

Yolanda menilai mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai kelompok intelektual yang mampu menjembatani informasi antara penyelenggara pemilu dan masyarakat. Melalui lingkungan kampus, organisasi kemahasiswaan, serta interaksi sosial, mahasiswa dapat membantu menyampaikan informasi kepemiluan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih kritis dalam menyikapi berbagai persoalan demokrasi.

Menurutnya, konsolidasi demokrasi tidak hanya berbicara tentang penyelenggaraan pemilihan, tetapi juga menyangkut kesadaran bersama untuk menjaga integritas proses demokrasi. Karena itu, mahasiswa diharapkan mampu menjadi mitra strategis dalam membangun budaya politik yang sehat, mencegah penyebaran informasi keliru, dan mendorong partisipasi masyarakat yang bertanggung jawab.

“Mahasiswa, khususnya HMI, memiliki peran penting dalam menjaga kualitas demokrasi. Kami berharap mahasiswa dapat menjadi penyambung informasi yang benar kepada lingkungan kampus dan masyarakat, sekaligus mendorong kesadaran untuk mengawal proses Pemilu dan Pemilihan secara kritis, objektif, dan bertanggung jawab,” ujar Yolanda.

Ia juga berharap ruang dialog antara Bawaslu dan organisasi kemahasiswaan dapat terus dikembangkan sebagai sarana bertukar gagasan mengenai perbaikan penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan ke depan. Masukan dari mahasiswa dinilai penting untuk memperkaya perspektif dalam membangun sistem demokrasi yang lebih terbuka, berintegritas, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Melalui konsolidasi demokrasi ini, Bawaslu Pohuwato berharap hubungan dengan kalangan mahasiswa semakin kuat. Sinergi tersebut diharapkan dapat melahirkan partisipasi masyarakat yang lebih aktif serta memperluas pemahaman mengenai pentingnya menjaga demokrasi, tidak hanya pada saat pemilihan berlangsung, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.

Penulis & Foto : T.R

Editor : T.R