Lompat ke isi utama

Berita

Yolanda Harun: Saka Adhyasta Pemilu Jadi Wadah Pembinaan dan Penguatan Demokrasi

Foto

Ketua Bawaslu Kabupaten Pohuwato, Yolanda Harun, saat menyampaikan komitmennya dalam memperkuat pengawasan partisipatif melalui pembentukan Saka Adhyasta Pemilu. Hal ini disampaikannya usai pelantikan pengurus Mabisaka dan Pinsaka Rintisan Saka Adhyasta Pemilu Kwarcab Pohuwato. Selasa (05/05/2026).

Marisa - Ketua Bawaslu Kabupaten Pohuwato, Yolanda Harun, menyampaikan komitmennya dalam memperkuat pengawasan partisipatif melalui pembentukan Saka Adhyasta Pemilu. Hal ini disampaikannya usai pelantikan pengurus Majelis Pembimbing Saka (Mabisaka) dan Pimpinan Satuan Karya (Pinsaka) Rintisan Saka Adhyasta Pemilu Kwarcab Pohuwato. Selasa (05/05/2026).

Menurut Yolanda, pelantikan ini menjadi momentum penting sekaligus salah satu tonggak awal dalam pengembangan peran generasi muda di bidang pengawasan pemilu. Ia menilai, kehadiran Saka Adhyasta Pemilu akan menjadi instrumen strategis dalam membangun kesadaran demokrasi sejak dini.

Ia juga menegaskan bahwa Kabupaten Pohuwato menjadi daerah pertama dari kabupaten kota se Provinsi Gorontalo yang secara resmi melantik Saka Adhyasta Pemilu. Hal ini, menurutnya, merupakan langkah progresif dalam mendorong keterlibatan pemuda dalam proses demokrasi. "Ini merupakan Saka Adhyasta Pemilu pertama yang resmi dilantik sekabupaten kota se Provinsi Gorontalo. Kami berharap kehadiran saka ini mampu melibatkan seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, dalam membangun kebersamaan untuk mengawal proses demokrasi,” ujar Yolanda.

Lebih lanjut, Yolanda menjelaskan bahwa Saka Adhyasta Pemilu tidak hanya sekadar organisasi, tetapi juga menjadi wadah pembinaan dan edukasi bagi anggota Pramuka dalam memahami nilai-nilai demokrasi serta tahapan pemilu.

Ia menilai, melalui pendekatan kepramukaan, nilai-nilai demokrasi dapat ditanamkan secara lebih efektif dan berkelanjutan, terutama kepada generasi muda yang menjadi agen perubahan di masa depan. "Saka ini menjadi ruang pembelajaran yang penting, agar anggota Pramuka dapat memahami nilai-nilai demokrasi sekaligus mengenal tahapan pemilu secara lebih dekat dan komprehensif,” tambahnya.

Yolanda juga menyampaikan komitmennya untuk mengembangkan Saka Adhyasta Pemilu hingga ke seluruh wilayah di Kabupaten Pohuwato. Ia berharap, keberadaan saka ini tidak hanya terpusat di tingkat kabupaten, tetapi juga menjangkau kecamatan hingga desa.

Menurutnya, pembentukan kepengurusan di tingkat ranting dan sekolah menjadi langkah strategis dalam memperluas jangkauan pengawasan partisipatif berbasis masyarakat. "Kami siap mengibarkan bendera Saka Adhyasta Pemilu hingga ke seluruh kecamatan dan sampai pelosok desa. Harapannya, setiap ranting bahkan di sekolah-sekolah dapat membentuk dewan pengurus saka sebagai bagian dari penguatan pengawasan partisipatif,” tutup Yolanda.

Dengan adanya Saka Adhyasta Pemilu, diharapkan terbentuk generasi muda yang tidak hanya memahami demokrasi, tetapi juga memiliki integritas serta tanggung jawab dalam menjaga kualitas pemilu di masa mendatang.