Yolanda Harun Dorong Optimalisasi KIP melalui Penguatan PPID dan Inovasi Konten Digital
|
Marisa – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pohuwato menggelar rapat persiapan pelaksanaan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026, Selasa (21/04/2026), di ruang rapat Kantor Bawaslu Pohuwato.
Dalam rapat tersebut, Ketua Bawaslu Pohuwato, Yolanda Harun, menekankan pentingnya implementasi Keterbukaan Informasi Publik (KIP) melalui optimalisasi peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) sebagai garda terdepan layanan informasi kepada masyarakat.
Menurut Yolanda, PPID harus mampu memaksimalkan fungsi pelayanan informasi dengan didukung sarana dan prasarana yang memadai, sehingga akses informasi publik menjadi lebih mudah, cepat, dan transparan.
“PPID harus kita dorong menjadi pusat layanan informasi yang aktif, dengan dukungan fasilitas yang memadai agar masyarakat dapat dengan mudah mengakses informasi terkait pengawasan Pemilu,” ujar Yolanda.
Selain itu, ia juga mendorong inovasi dalam penyampaian informasi publik melalui pembuatan konten digital, salah satunya dalam bentuk video podcast yang melibatkan unsur pimpinan Bawaslu maupun pihak terkait.
“Inovasi seperti podcast menjadi media yang efektif untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat secara lebih luas dan menarik, terutama bagi generasi muda,” tambahnya.
Yolanda berharap, melalui penguatan PPID dan pemanfaatan media digital, Bawaslu Pohuwato dapat semakin meningkatkan transparansi serta kepercayaan publik terhadap kinerja lembaga.
Rapat ini turut diikuti oleh Anggota Bawaslu Pohuwato Amran Hulubangga dan Munawar, Kepala Sekretariat Rahmat A. Djakaria, para pejabat struktural, serta seluruh pegawai Bawaslu Pohuwato, dengan fokus pada kesiapan pelaksanaan program P2P dan penguatan peran kelembagaan dalam pengawasan partisipatif.