Lompat ke isi utama

Berita

Tingkatkan Konsentrasi Belajar, Kepala Sekretariat Bawaslu Pohuwato Minta Peserta Orientasi Menitipkan Ponsel Selama Pembelajaran LMS

Foto

Kasek Bawaslu Kabupaten Pohuwato, Rahmat A. Djakaria, Saat memantau dan meminta seluruh peserta Orientasi Pegawai untuk menitipkan telepon genggam (handphone) di meja panitia selama mengikuti pembelajaran mandiri melalui Learning Management System (LMS), Jum'at (10/07/2026).

Marisa - Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Pohuwato, Rahmat A. Djakaria, meminta seluruh peserta Orientasi Pegawai untuk menitipkan telepon genggam (handphone) di meja panitia selama mengikuti pembelajaran mandiri melalui Learning Management System (LMS), Jum'at (10/07/2026) pada hari kelima pelaksanaan orientasi. Kebijakan tersebut diterapkan guna menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif dan meningkatkan konsentrasi peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian pembelajaran.

Langkah tersebut dilakukan mengingat materi orientasi pada hari kelima difokuskan pada pembelajaran mandiri melalui LMS yang memuat modul, video pembelajaran, hingga penyelesaian tugas secara daring. Dengan meminimalkan distraksi dari penggunaan telepon genggam untuk keperluan di luar pembelajaran, peserta diharapkan dapat memahami materi secara lebih optimal.

Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Pohuwato, Rahmat A. Djakaria, menegaskan bahwa keberhasilan pembelajaran tidak hanya ditentukan oleh materi yang disediakan, tetapi juga oleh keseriusan dan kedisiplinan peserta dalam mengikuti setiap sesi.

"Kami meminta peserta untuk menitipkan handphone di meja panitia selama proses pembelajaran berlangsung. Tujuannya agar seluruh peserta lebih fokus mempelajari modul, menyimak video pembelajaran, serta dapat mengerjakan tugas pada LMS dengan lebih baik tanpa terganggu oleh hal-hal di luar kegiatan orientasi," ujar Rahmat.

Menurut Rahmat, orientasi merupakan bagian penting dalam membangun kompetensi, karakter dan etika pegawai. Oleh karena itu, setiap peserta diharapkan mampu memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperdalam pemahaman mengenai nilai-nilai organisasi, tugas dan fungsi kelembagaan, serta meningkatkan kapasitas sebagai aparatur Bawaslu yang profesional dan berintegritas.

Ia juga berharap budaya disiplin dan fokus selama mengikuti orientasi dapat terus diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. "Disiplin dalam belajar merupakan modal penting untuk menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas. Semoga kebiasaan ini dapat terbawa dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan di lingkungan Bawaslu Kabupaten Pohuwato," pungkasnya.