Lompat ke isi utama

Berita

Sosialisasi Pengawasan Tahapan Penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2020 Bagi Aparat Desa se-Kabupaten Pohuwato

Sosialisasi Pengawasan Tahapan Penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2020 Bagi Aparat Desa se-Kabupaten Pohuwato

Pewarta : Indrawaty Saleh

POHUWATO - Sabtu (9/11/2019), Bawaslu Pohuwato mengadakan Sosialisasi Pengawasan Tahapan Penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2020 bagi Aparat Desa se-Kabupaten Pohuwato, bertempat di Ballroom Marina Beach Resort Pohuwato. Kegiatan Sosialisasi ini dilakukan dalam dua waktu dimana yang pertama ditujukan untuk Dapil 1 dan Dapil 2, sedangkan untuk Dapil 3 dan Dapil 4 kegiatan Sosialisasi akan diadakan keesokan harinya bertempat di Kantor Camat Lemito.

Dalam sambutannya, Pimpinan Bawaslu Provinsi Gorontalo Rahmad Mohi, S.sos., M.Si menyampaikan bahwa Pemilihan Kepala Daerah ditiga daerah yaitu Kabupaten Pohuwato, Kabupaten Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango akan di gelar dalam waktu yang bersamaan. Tentunya Bawaslu Provinsi Gorontalo akan terus ikut menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah ditiga daerah tersebut.
Mengawali tahapan Pilkada tentunya dimulai dengan pembentukkan perangkat-perangkat Penyelenggara, Kabupaten Pohuwato sudah dalam proses mengawali perekrutan Panwascam. Beliau berharap sosialisasi untuk perekrutan Panwascam tersebut bisa dimaksimalkan dan bisa disebarkan ke seluruh Desa di Kabupaten Pohuwato agar siapapun yang memiliki minat dan memenuhi syarat menjadi calon Panwascam dapat mengikuti seleksi sesuai dengan aturan yang berlaku.
Rahmad juga menegaskan, Bawaslu sebagai sebuah Lembaga dalam hal menyukseskan Pilkada tentunya tidak bisa hanya bergerak sendiri, dibutuhkan dukungan dan partisipasi masyarakat untuk menyukseskan Pilkada terutama dalam hal mencegah terjadinya pelanggaran pada proses Pemilihan Kepala Daerah nanti, juga menyebarluaskan pada masyarakat apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama masa Pilkada berlangsung agar pemilihan berjalan dengan adil dan masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan baik.
Dalam pelaksanaan Pilkada dibutuhkan kinerja yang profesional dan mandiri untuk menghasilkan pemimpin yang berintegritas serta akuntabel.

Zubair S. Mooduto, SH.,MH selaku Ketua Bawaslu Kab. Pohuwato juga turut menyampaikan beberapa hal penting,diantaranya bahwa pelaksaan tahapan Pilkada di Kabupaten Pohuwato sudah dimulai sejaktanggal 1 Oktober 2019 pasca penandatanganannaskah NPHD antara Pemerintah Daerah dengan Bawaslu Kabupaten Pohuwato.

sesuai target PKPU 15 tahun 2019, Pohuwato termasuk dalam daftar kategori daerah yang tidak melewati jadwal yang telah diatur oleh PKPU. Pada sebagian daerah bahkan ada yang belum membuat kesepakatan antara Pemerintah daerah dengan penyelenggara Pemilu dan hal ini sudah ditindak lanjuti oleh Kementrian Dalam Negeri yang mempertemukan Pemerintah daerah dengan Bawaslu untuk menyelesaikan persoalan NPHD dimasing-masing Kabupaten/Kota.

Zubair memyampaikan jumlah anggaran yang diberikan pemerintah kepada Bawaslu Pohuwato adalah senilai Rp.7.923.513.000 (Tujuh milyar sembilan ratus dua puluh tiga juta lima ratus tiga belas ribu rupiah), dengan anggaran yang diberikan semoga bisa memaksimalkan pelaksanaan pengawasan khususnya pengawasan Pilkada tahun 2020 yang bisa melahirkan pemimpin daerah dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati yang betul-betul pro terhadap rakyat dan memperhatikan kesejahteraan rakyat khususnya rakyat Kabupaten Pohuwato.

Zubair menekankan, sosialisasi yang dilaksanakan pada pagi menjelang siang hari ini berisi tentang beberapa hal, yang pertama terkait dengan pengawasan tahapan Pilkada yang saat ini sudah mulai berlangsung, juga memberi informasi tentang perekrutan anggota Panwas Kecamatan yang mulai tanggal 6-12 November 2019 sudah masuk pada tahap sosialisasi. œBapak ibu merupakan tokoh desa yang memiliki akses lebih besar pada masyarakat desa sehingga dapat memberikan info perekrutan terhadap masyarakat desa ujarnya .

Zubair berharap dengan kegiatan ini aparat desa terkait bisa menginformasikan bahwa tahapan perekrutan Panwascam sudah dimulai. Tanggal 13 November mendatang sudah memasuki tahap penguman, dan akan dilanjutkan dengan tahapan penerimaan berkas pada 27 November 2019. Penerimaan anggota Panwas kali ini berbeda dengan tahun-tahun kemarin, Berdasarkan Juknis (Rujukan teknis) tes tertulis nanti akan dilakukan dengan sistem CAT (computerAssisted Test) dengan harapan penggunaan test yang seperti ini dapat melahirkan Pengawas Pemilu yang berkualitas dan memiliki integritas.
"Jadi kami sangat membutuhkan dorongan bantuan bapak ibu untuk melahirkan panwas yang berintegritas dan berkualias, karna pelaksaan pemilu tidak akan berjalan dengan baik jika tidak diawasi oleh Panwas yang berintegritas dan berkualitas"tutur Zubair.