Semangat Persatuan untuk Indonesia, Bawaslu Pohuwato Khidmat Nyanyikan Indonesia Raya
|
Marisa - Suasana penuh khidmat menyelimuti Kantor Bawaslu Kabupaten Pohuwato saat lagu kebangsaan Indonesia Raya diperdengarkan tepat pukul 10.00 WITA, Senin (03/08/2026). Seluruh aktivitas di lingkungan kantor dihentikan sejenak sebagai bentuk penghormatan terhadap simbol negara sekaligus menumbuhkan semangat persatuan dan nasionalisme.
Kegiatan tersebut diikuti Ketua Bawaslu Pohuwato Yolanda Harun, Anggota Bawaslu Pohuwato Munawar, Kepala Sekretariat Bawaslu Pohuwato Rahmat A. Djakaria, para pejabat struktural, serta seluruh pegawai Bawaslu Pohuwato. Seluruh peserta berdiri tegak dan bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dengan penuh penghayatan.
Ketua Bawaslu Pohuwato, Yolanda Harun, menyampaikan bahwa memperdengarkan dan menyanyikan lagu kebangsaan merupakan pengingat bagi seluruh jajaran untuk terus menjaga semangat persatuan sekaligus memperkuat komitmen dalam menjalankan amanah sebagai pelayan publik.
"Indonesia Raya mengingatkan kita bahwa setiap tugas yang kita jalankan merupakan bagian dari pengabdian kepada bangsa. Semangat persatuan, integritas, dan tanggung jawab harus selalu menjadi landasan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Yolanda.
Sementara itu, Kepala Sekretariat Bawaslu Pohuwato, Rahmat A. Djakaria, menilai kegiatan tersebut menjadi momentum sederhana yang memiliki makna besar dalam membangun karakter aparatur yang disiplin, berintegritas, dan memiliki rasa cinta tanah air.
"Melalui kebiasaan ini kita diajak untuk terus menumbuhkan rasa bangga sebagai bagian dari bangsa Indonesia. Semangat nasionalisme yang dibangun setiap hari diharapkan mampu tercermin dalam budaya kerja yang profesional, disiplin, dan penuh tanggung jawab," ungkap Rahmat.
Melalui kegiatan tersebut, Bawaslu Pohuwato terus menanamkan nilai-nilai kebangsaan di lingkungan kerja sebagai bagian dari penguatan budaya organisasi yang profesional, berintegritas, serta menjunjung tinggi semangat persatuan dalam mengawal demokrasi Indonesia.