Rapat Pleno Rutin, Bawaslu Pohuwato Matangkan IKU dan Agenda Kelembagaan
|
Marisa - Bawaslu Kabupaten Pohuwato melaksanakan Rapat Pleno Rutin yang dipimpin langsung Ketua Bawaslu Pohuwato, Yolanda Harun, di ruang rapat Bawaslu Pohuwato, Rabu (05/08/2026). Rapat dihadiri secara langsung Anggota Bawaslu Pohuwato Munawar, Amran Hulubangga, dan Kepala Sekretariat Bawaslu Pohuwato Rahmat A. Djakaria yang mengikuti kegiatan melalui Zoom Meeting, serta Kasubbag P2H Herlinda Mansur, serta Kasubbag SDM dan Organisasi Rahmat Mantau hadir secara langsung pada kegiatan tersebut.
Rapat pleno membahas penyusunan Indikator Kinerja Utama (IKU) Bawaslu Pohuwato sebagai instrumen pengukuran capaian kinerja kelembagaan. Pembahasan difokuskan pada target-target kinerja yang berkaitan dengan pelaksanaan pengawasan tahapan, data temuan, serta penanganan laporan dugaan pelanggaran sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan tata kelola kelembagaan.
Selain membahas IKU, rapat juga mengevaluasi perkembangan pelaksanaan agenda kelembagaan, termasuk persiapan kegiatan Kamis EMAS (Energi, Sehat dan Bugar, Membangun Kebersamaan, Aksi Bersih Lingkungan, Semangat Mengawasi) serta pelaksanaan Konsolidasi Demokrasi yang terus dilaksanakan bersama berbagai elemen strategis di Kabupaten Pohuwato.
Ketua Bawaslu Pohuwato, Yolanda Harun, menyampaikan bahwa penyusunan IKU menjadi bagian penting dalam memastikan setiap program dan kegiatan memiliki arah, target, serta ukuran keberhasilan yang jelas. Menurutnya, rapat pleno juga menjadi ruang untuk menyelaraskan seluruh agenda kelembagaan agar berjalan sesuai perencanaan.
"Rapat pleno ini menjadi forum untuk memastikan seluruh indikator kinerja disusun secara terukur dan sesuai dengan pelaksanaan tugas kelembagaan. Di saat yang sama, kita juga terus mengevaluasi berbagai agenda, mulai dari Kamis EMAS, Konsolidasi Demokrasi, hingga program kelembagaan lainnya agar seluruh pelaksanaannya berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi organisasi maupun masyarakat," ujar Yolanda.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Pohuwato, Munawar, menegaskan bahwa penyusunan IKU harus mampu menggambarkan capaian kinerja yang nyata sehingga dapat menjadi dasar evaluasi sekaligus peningkatan kualitas pengawasan ke depan.
"IKU tidak hanya menjadi dokumen administratif, tetapi harus mampu mencerminkan kinerja kelembagaan secara nyata. Karena itu, setiap indikator perlu disusun berdasarkan pelaksanaan tugas yang terukur sehingga dapat menjadi dasar evaluasi, perbaikan, dan peningkatan kualitas pengawasan serta pelayanan kelembagaan," ungkap Munawar.
Melalui rapat pleno rutin tersebut, Bawaslu Pohuwato kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat tata kelola kelembagaan melalui perencanaan yang terukur, evaluasi yang berkelanjutan, serta pelaksanaan program yang selaras dengan upaya peningkatan kualitas pengawasan pemilu dan pelayanan kepada masyarakat.