Lompat ke isi utama

Berita

Rakor PDPB Tahap II, Amran Hulubangga Dorong Sinergi Lintas Sektor Jaga Kualitas Data Pemilih

Foto

Bawaslu Kabupaten Pohuwato melaksanakan Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Tahun 2025 Tahap II bersama para pemangku kepentingan terkait. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Bawaslu Pohuwato, Senin (29/12/2025).

Pohuwato - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pohuwato menutup rangkaian Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Tahun 2025 dengan melaksanakan Rapat Koordinasi PDPB Tahap II bersama para pemangku kepentingan, Senin (29/12/2025), di Kantor Bawaslu Pohuwato.

Dalam rapat koordinasi tersebut, Anggota Bawaslu Pohuwato Koordinator Divisi Hukum, Pengawasan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HP2H), Amran Hulubangga, menegaskan bahwa PDPB merupakan bagian penting dari upaya pencegahan pelanggaran pemilu sejak dini. Menurutnya, kualitas data pemilih menjadi fondasi utama bagi terselenggaranya pemilu yang jujur dan adil. “PDPB merupakan bagian dari upaya pencegahan pelanggaran pemilu. Koordinasi lintas sektor dan keterbukaan data sangat diperlukan untuk menghasilkan data pemilih yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Amran dalam penyampaiannya.

Amran menambahkan, rapat koordinasi ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi antara Bawaslu dengan seluruh stakeholder terkait, seperti KPU, Dukcapil, Lapas, Kejaksaan, dan instansi lainnya yang memiliki keterkaitan langsung dengan data kependudukan dan pemilih.

Ia juga menyampaikan harapannya agar pada pelaksanaan PDPB tahun 2026, seluruh pihak dapat terus meningkatkan komitmen dalam mendukung keterbukaan dan validasi data. PDPB sendiri akan kembali dilaksanakan mulai Triwulan I pada Januari 2026 hingga Triwulan IV. “Bawaslu Pohuwato akan terus melakukan pengawasan PDPB secara maksimal dan penuh dedikasi. Kami berharap seluruh pihak tetap konsisten menjaga kualitas data pemilih demi menjamin hak konstitusional warga negara,” tegasnya.

Melalui pengawasan yang berkelanjutan dan kolaboratif, Amran optimistis proses pemutakhiran data pemilih di Kabupaten Pohuwato dapat berjalan lebih baik, akurat, dan transparan, sehingga potensi permasalahan data pemilih pada tahapan pemilu mendatang dapat diminimalisir.