Rahmat A. Djakaria Optimistis Bawaslu Pohuwato Raih Predikat Informatif Melalui Penguatan Tata Kelola Informasi
|
Marisa - Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Pohuwato, Rahmat A. Djakaria, menyampaikan optimismenya bahwa Bawaslu Pohuwato mampu meraih predikat Badan Publik Informatif melalui penguatan tata kelola data, dokumentasi, dan pelayanan informasi publik yang terus dilakukan secara berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Rapat Pengelolaan dan Pelayanan Data dan Informasi Publik, yang menghadirkan Ketua Komisi Informasi Provinsi Gorontalo, Idris Kunte, dan Wakil Ketua Komisi Informasi Provinsi Gorontalo, Iswan Lihawa, Kamis (11/06/2026).
Menurut Rahmat, berbagai langkah pembenahan terus dilakukan, mulai dari penyempurnaan dokumen pendukung, penguatan fungsi PPID, penataan administrasi informasi publik, hingga pemenuhan indikator dalam Self Assessment Questionnaire (SAQ).
"Kami optimistis Bawaslu Pohuwato dapat meraih predikat informatif. Optimisme tersebut bukan tanpa alasan, tetapi didukung oleh komitmen seluruh jajaran untuk terus membenahi tata kelola informasi publik agar semakin terbuka, tertata, dan mudah diakses masyarakat," ujarnya.
Rahmat menjelaskan bahwa keterbukaan informasi publik tidak hanya menjadi kewajiban badan publik, tetapi juga merupakan instrumen penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga.
Karena itu, ia menilai seluruh unit kerja harus memiliki kesadaran yang sama dalam mendukung pengelolaan informasi, mulai dari penyediaan data, dokumentasi kegiatan, hingga penyajian informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Predikat informatif bukan sekadar capaian administratif. Yang lebih penting adalah bagaimana masyarakat benar-benar merasakan kemudahan dalam memperoleh informasi publik yang mereka butuhkan," tambahnya.
Ia juga mengapresiasi kehadiran Komisi Informasi Provinsi Gorontalo yang memberikan penguatan dan pendampingan langsung kepada jajaran Bawaslu Pohuwato. Menurutnya, berbagai masukan yang diberikan menjadi bekal penting dalam menyempurnakan pengelolaan PPID ke depan.
Rahmat berharap semangat kolaborasi yang terbangun antara pimpinan, sekretariat, pengelola PPID, dan seluruh pegawai dapat terus dipertahankan sehingga target mewujudkan Bawaslu Pohuwato sebagai badan publik yang informatif dapat tercapai.
"Kami ingin membangun budaya keterbukaan informasi sebagai bagian dari tata kelola kelembagaan yang profesional, akuntabel, dan berintegritas. Dengan kerja bersama dan komitmen yang kuat, kami yakin target menuju badan publik informatif dapat diwujudkan," pungkasnya.