Rahmat A. Djakaria; Genjot Sosialisasi P2P untuk Optimalkan Pendaftaran Peserta
|
Marisa – Kepala Sekretariat Bawaslu Pohuwato, Rahmat A. Djakaria, mendorong seluruh pegawai sekretariat untuk aktif menyosialisasikan perekrutan Program Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P). Arahan tersebut disampaikan dalam rapat persiapan pelaksanaan P2P yang digelar di ruang rapat kantor Bawaslu Pohuwato, Selasa (21/04/2026).
Dalam rapat tersebut, Rahmat menegaskan pentingnya percepatan sosialisasi guna memaksimalkan waktu pendaftaran program. Ia meminta para Kepala Sub Bagian segera bergerak bersama staf yang telah dibagi dalam kelompok untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas, baik melalui metode daring maupun luring.
“Waktu pendaftaran terbatas, sehingga kami meminta seluruh jajaran segera melakukan sosialisasi secara masif. Setiap kelompok yang sudah dibentuk harus aktif turun langsung agar informasi ini dapat diterima masyarakat secara optimal,” ujar Rahmat.
Lebih lanjut, Rahmat menjelaskan bahwa langkah ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan partisipasi publik dalam pengawasan pemilu melalui program P2P. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan pengawasan yang efektif dan berintegritas.
“Program ini bukan hanya sekadar pendidikan, tetapi juga upaya membangun kesadaran masyarakat untuk ikut serta dalam pengawasan partisipatif. Oleh karena itu, penyebaran informasi harus dilakukan secara menyeluruh,” tambahnya.
Ia juga menekankan bahwa hasil sosialisasi akan dievaluasi dalam waktu dekat untuk memastikan efektivitas pelaksanaan di lapangan. Evaluasi tersebut akan menjadi tolok ukur dalam melihat perkembangan jumlah pendaftar.
“Nantinya kita akan evaluasi bersama pada hari Jumat untuk memastikan jumlah pendaftar, baik yang mendaftar secara online maupun offline. Dari situ kita bisa melihat sejauh mana efektivitas sosialisasi yang telah dilakukan,” tutup Rahmat.