Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Spiritualitas dan Integritas, Ngabuburit Pengawasan 2026 Hadirkan Nuansa Religi di Bulan Ramadan

Foto

Bawaslu Kabupaten Pohuwato, saat menggelar kegiatan Ngabuburit Pengawasan 2026 yang dikemas dengan nuansa religi dalam rangka memperkuat keimanan dan integritas jajaran pengawas pemilu di bulan suci Ramadan, Rabu (04/03/2026).

Marisa - Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Pohuwato menggelar kegiatan Ngabuburit Pengawasan 2026 yang dikemas dengan nuansa religi dalam rangka memperkuat keimanan dan integritas jajaran pengawas pemilu di bulan suci Ramadan, Rabu (04/03/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Mushola Bawaslu Pohuwato dan diikuti seluruh pimpinan serta aparatur sekretariat.

Kegiatan ini dihadiri Ketua Bawaslu Pohuwato Yolanda Harun, Anggota Bawaslu Pohuwato Amran Hulubanga dan Munawar, Kepala Sekretariat Rahmat A. Djakaria, serta seluruh pejabat struktural dan ASN di lingkungan Sekretariat Bawaslu Pohuwato. Momentum ini menjadi bagian dari penguatan internal lembaga dalam menyongsong tahapan Pemilu 2029 nanti.

Ketua Bawaslu Pohuwato, Yolanda Harun, dalam sambutannya sebelum membuka kegiatan menegaskan bahwa Ngabuburit Pengawasan bukan sekadar agenda seremonial Ramadan, melainkan ruang refleksi spiritual bagi seluruh jajaran. “Kegiatan ini bukan hanya seremonial semata, tetapi menjadi momentum bagi kita semua untuk memperbaiki diri, memperkuat keimanan, dan meneguhkan komitmen dalam menjalankan tugas pengawasan,” ujar Yolanda.

Ia menekankan bahwa penguatan nilai spiritual menjadi fondasi penting dalam menjalankan amanah kelembagaan. “Sebagai pengawas pemilu, kita tidak hanya dituntut profesional secara administratif, tetapi juga harus memiliki landasan moral dan spiritual yang kuat,” tambahnya.

Menurutnya, Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk membangun soliditas dan kebersamaan di lingkungan kerja. “Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap terbangun kebersamaan dan kekompakan yang semakin erat, sehingga pelaksanaan tugas pengawasan ke depan dapat berjalan lebih optimal,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, panitia menghadirkan narasumber dan penceramah yang menyampaikan tausiyah tentang pentingnya menjaga integritas, amanah, dan tanggung jawab sebagai bagian dari nilai ibadah. Melalui Ngabuburit Pengawasan 2026, diharapkan terbangun semangat pengawasan yang tidak hanya kuat secara regulatif, tetapi juga kokoh secara moral dan spiritual.