Perkuat Sinergi, Bawaslu Pohuwato Jalin Silaturahmi dengan KPPN Marisa Bahas Strategi Akhir Tahun
|
Marisa – Dalam upaya memperkuat koordinasi dan memperlancar pengelolaan keuangan lembaga, Kepala Sekretariat Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pohuwato, Rahmat A. Djakaria, melakukan silaturahmi dengan Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Marisa, Yusron, pada Kamis (13/11/2025). Pertemuan berlangsung di ruang kerja Kepala KPPN Marisa dan membahas strategi pelaksanaan keuangan menjelang akhir tahun anggaran.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak mendiskusikan sejumlah agenda penting, di antaranya proses persetujuan Uang Persediaan (UP) serta mekanisme penyusunan strategi keuangan bagi satuan kerja baru. Rahmat menyebutkan, silaturahmi ini menjadi bagian dari langkah Bawaslu Pohuwato untuk memastikan seluruh proses administrasi dan pengelolaan anggaran berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. “Kami ingin memastikan bahwa seluruh tahapan akhir tahun, terutama terkait pencairan dan pelaporan anggaran, dapat dilakukan dengan tertib dan tepat waktu. Dukungan dari KPPN sangat penting bagi kelancaran kinerja lembaga kami,” ujar Rahmat A. Djakaria.
Sementara itu, Kepala KPPN Marisa Yusron menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menilai sinergi dengan satuan kerja seperti Bawaslu sangat dibutuhkan, terutama dalam mendukung pelaksanaan program dan realisasi anggaran pemerintah secara akuntabel. “Kami selalu terbuka untuk memberikan asistensi kepada mitra kerja. Silaturahmi seperti ini menjadi ruang penting untuk membangun komunikasi dua arah agar tidak ada kendala dalam proses administrasi keuangan,” kata Yusron.
Selain membahas teknis pengelolaan keuangan, pertemuan tersebut juga menjadi ajang memperkuat hubungan kelembagaan antara Bawaslu Pohuwato dan KPPN Marisa. Rahmat menegaskan bahwa koordinasi lintas instansi akan terus ditingkatkan guna mendukung transparansi dan efektivitas kerja lembaga pengawas pemilu. “Kami berharap kerja sama ini terus terjalin baik, tidak hanya dalam konteks administratif, tetapi juga sebagai upaya bersama mewujudkan tata kelola keuangan negara yang transparan dan akuntabel,” tambah Rahmat.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat itu diakhiri dengan komitmen kedua pihak untuk terus berkoordinasi secara berkelanjutan, khususnya menghadapi periode akhir tahun yang kerap menjadi momentum krusial dalam penyelesaian laporan dan realisasi anggaran.