Perkuat Inovasi PPID, Bawaslu Pohuwato Siap Tingkatkan Kualitas Layanan Informasi
|
Marisa - Bawaslu Kabupaten Pohuwato terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan informasi publik yang semakin terbuka, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan dalam kegiatan Penguatan Kelembagaan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) bertajuk "Inovasi Edukasi Keterbukaan Informasi Publik Melalui Media Sosial Kreatif" yang diselenggarakan Bawaslu Provinsi Gorontalo secara daring melalui Zoom Meeting, Kamis (30/07/2026).
Dari Bawaslu Pohuwato, kegiatan diikuti oleh Ketua Bawaslu Pohuwato, Yolanda Harun, didampingi Kasubbag P2H Herlinda Mansur serta Pengelola PPID Bawaslu Pohuwato, Hestin Talipi. Kegiatan tersebut diikuti jajaran PPID Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo sebagai bagian dari penguatan kapasitas dalam menghadapi tantangan keterbukaan informasi publik di era digital.
Kegiatan dipimpin oleh Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo John Hendri Purba, didampingi Pejabat PPID Bawaslu Provinsi Gorontalo Iswan Maksum, Turut hadir Ketua dan Anggota Komisi Informasi Provinsi Gorontalo, serta Ketua, Kepala/Koordinator Sekretariat, Kepala Subbagian, dan pengelola PPID Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo.
Dalam arahannya, John Hendri Purba menekankan bahwa transformasi digital harus dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat edukasi keterbukaan informasi publik. Menurutnya, media sosial telah menjadi ruang strategis dalam menyampaikan informasi kelembagaan, membangun literasi demokrasi, serta meningkatkan partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda yang diproyeksikan mendominasi pemilih pada Pemilu 2029.
Selain itu, Wakil Ketua Komisi Informasi Provinsi Gorontalo, Iswan Lihawa, turut memberikan materi mengenai penguatan keterbukaan informasi publik berbasis inovasi. Dalam pemaparannya, Iswan mendorong badan publik untuk memanfaatkan platform digital secara maksimal melalui penyajian konten yang kreatif, informatif, dan mudah dipahami masyarakat. Menurutnya, inovasi dalam penyampaian informasi menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat.
Usai mengikuti kegiatan tersebut, Ketua Bawaslu Pohuwato Yolanda Harun menyampaikan bahwa penguatan kapasitas PPID menjadi bekal penting bagi Bawaslu Pohuwato dalam menghadirkan layanan informasi yang semakin modern dan dekat dengan masyarakat.
"Perkembangan teknologi menuntut badan publik untuk terus berinovasi dalam menyampaikan informasi. Melalui kegiatan ini, kami mendapatkan banyak penguatan terkait pemanfaatan media digital sebagai sarana edukasi publik. Ke depan, Bawaslu Pohuwato akan terus menghadirkan konten-konten informasi yang tidak hanya informatif, tetapi juga menarik, mudah dipahami, dan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan demokrasi," ujar Yolanda saat dihubungi Tim Humas Bawaslu Pohuwato.
Melalui kegiatan tersebut, Bawaslu Pohuwato menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan inovasi pelayanan informasi publik dengan mengoptimalkan media sosial sebagai ruang edukasi demokrasi yang transparan, kreatif, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.