Lompat ke isi utama

Berita

Munawar Tekankan Sinergi Antar Lembaga untuk Selaraskan Pemahaman Regulasi

Foto

Anggota Bawaslu Pohuwato, Munawar, saat menekankan pentingnya sinergi antar lembaga sebagai kunci dalam menyelaraskan pemahaman terhadap regulasi pemilu. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan konsolidasi demokrasi bersama Partai NasDem di Kabupaten Pohuwato, Selasa (27/04/2026).

Marisa - Anggota Bawaslu Kabupaten Pohuwato, Munawar, menekankan pentingnya sinergi antar lembaga sebagai kunci dalam menyelaraskan pemahaman terhadap regulasi pemilu, guna memastikan seluruh tahapan pemilihan berjalan sesuai ketentuan dan menghasilkan demokrasi yang berkualitas.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan konsolidasi demokrasi bersama Partai NasDem di Kabupaten Pohuwato, Selasa (27/04/2026).

Menurut Munawar, kolaborasi antara penyelenggara pemilu, pengawas, pemerintah, serta partai politik sangat diperlukan agar tidak terjadi perbedaan pemahaman dalam implementasi regulasi di lapangan.

“Sinergi antar lembaga sangat penting untuk menyamakan persepsi terhadap regulasi, sehingga pelaksanaan setiap tahapan pemilihan dapat berjalan dengan baik dan sesuai aturan,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa data pemilih merupakan fondasi utama dalam pelaksanaan pemilihan, sehingga menjadi tanggung jawab bersama seluruh pihak.

“Pemilihan lahir dari adanya data pemilih. Karena itu, kita harus memastikan data pemilih dikawal bersama agar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Munawar.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pengawasan terhadap data pemilih harus dilakukan secara berkelanjutan sejak awal tahapan.

“Pengawasan dimulai dari Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) yang sedang berjalan di tiap  hingga nantinya ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT). Semua pihak harus terlibat aktif dalam proses ini,” tambahnya.

Selain itu, Munawar juga menekankan pentingnya peran bersama dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat.

“Kita perlu terus memberikan pemahaman kepada masyarakat melalui sosialisasi dan pendidikan politik, serta bersama-sama mencegah praktik money politik, kampanye hitam, dan pelanggaran lainnya yang tidak sesuai dengan peraturan,” pungkasnya.