Monitoring Bawaslu Provinsi, Sekretariat Bawaslu Pohuwato Paparkan Program Triwulan Pertama
|
Marisa – Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Pohuwato, Rahmat A. Djakaria, memaparkan program kerja triwulan pertama tahun 2026 saat berdiskusi dengan Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, John Hendri Purba, di sela kegiatan monitoring di Kantor Bawaslu Pohuwato, Selasa (03/02/2026). Pemaparan tersebut menegaskan kesiapan sekretariat dalam mendukung pelaksanaan tugas pengawasan pemilu secara optimal.
Rahmat menjelaskan bahwa seluruh program dan kegiatan pada triwulan pertama berjalan sesuai dengan perencanaan, ketentuan peraturan perundang-undangan, serta mengedepankan prinsip efisiensi dan akuntabilitas anggaran. “Pada prinsipnya, jajaran sekretariat siap memfasilitasi seluruh kebutuhan kelembagaan dalam mendukung tugas pengawasan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kesiapan tersebut tercermin dari tertibnya administrasi, progres pelaksanaan kegiatan yang terukur, serta dukungan sekretariat terhadap seluruh agenda pengawasan. “Kami memastikan setiap tahapan dilaksanakan secara akuntabel, mulai dari perencanaan hingga pelaporan,” kata Rahmat.
Lebih lanjut, Rahmat mengungkapkan sejumlah kegiatan yang telah berhasil dilaksanakan pada awal tahun ini. “Beberapa agenda strategis telah selesai, di antaranya apel demokrasi di sekolah-sekolah serta konsolidasi demokrasi dengan partai politik dan sejumlah lembaga terkait,” tuturnya.
Menurut Rahmat, kegiatan tersebut bertujuan memperkuat pemahaman demokrasi serta meningkatkan partisipasi dan kesadaran politik masyarakat sejak dini. “Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Bawaslu Pohuwato dalam membangun demokrasi yang berintegritas,” jelasnya.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo John Hendri Purba mengapresiasi kinerja sekretariat Bawaslu Pohuwato. “Dukungan sekretariat yang solid menjadi faktor penting dalam memastikan tugas pengawasan berjalan efektif dan sesuai regulasi,” ungkapnya.
Ia berharap sinergi antara Bawaslu Provinsi dan Kabupaten terus diperkuat guna menjaga kualitas pengawasan pemilu di Provinsi Gorontalo. “Monitoring ini menjadi momentum untuk memastikan seluruh program berjalan tepat sasaran dan memberikan dampak positif bagi penguatan demokrasi,” pungkas John.