Lompat ke isi utama

Berita

Masa Non Tahapan, Bawaslu Pohuwato Dorong ASN Tingkatkan Kapasitas dan Inovasi

Foto

Bawaslu Kabupaten Pohuwato, saat menggelar rapat pleno guna mempersiapkan sejumlah agenda kelembagaan yang akan dilaksanakan pada pekan depan. Kegiatan tersebut berlangsung di Marisa, Rabu (22/04/2026), 

Marisa - Kepala Sekretariat Bawaslu Pohuwato, Rahmat A. Djakaria, menegaskan bahwa masa non tahapan bukan alasan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk berleha-leha. Hal itu disampaikannya dalam rapat pleno yang digelar pada Rabu (22/04/2026), dengan menekankan pentingnya peningkatan kapasitas, inovasi, dan pengembangan keterampilan bagi seluruh jajaran.

Rahmat menyebut, momentum non tahapan justru harus dimanfaatkan secara maksimal oleh setiap bagian, khususnya para Kepala Sub Bagian (Kasubbag), untuk mendorong pembelajaran dan penguatan kompetensi internal. Ia juga memastikan seluruh jajaran sekretariat tetap aktif memfasilitasi berbagai kegiatan kelembagaan.

“Ruang non tahapan ini jangan dijadikan alasan bagi ASN untuk berleha. Justru ini kesempatan bagi kita semua, khususnya melalui Kasubbag, untuk terus belajar, berinovasi, dan menambah skill,” ujar Rahmat dalam arahannya.

Ia mengungkapkan, sejumlah kegiatan telah mulai dilaksanakan sebagai bagian dari penguatan kapasitas tersebut. Pada pekan ini, misalnya, telah dimulai kegiatan simulasi persidangan yang dilaksanakan oleh tim P3S sebagai bentuk peningkatan pemahaman teknis penanganan pelanggaran.

“Dalam minggu ini, P3S sudah memulai kegiatan simulasi persidangan. Ini penting untuk meningkatkan kesiapan dan pemahaman teknis jajaran,” jelasnya.

Selain itu, Rahmat juga menyampaikan bahwa pada bulan mendatang, bagian Sumber Daya Manusia (SDM) akan menggelar pembimbingan terkait pembuatan Surat Pertanggungjawaban (SPJ), mengingat masih ditemukannya ketidaksamaan dalam penyusunan dokumen tersebut di internal.

“Bulan depan, bagian SDM akan melakukan pembimbingan pembuatan SPJ karena kita masih melihat adanya ketidakteraturan atau belum seragamnya penyusunan SPJ di masing-masing bagian,” tambahnya.

Ke depan, lanjut Rahmat, bagian pengawasan juga akan mengambil peran dalam melakukan penajaman terhadap Laporan Hasil Pengawasan (LHP), guna meningkatkan kualitas pelaporan serta akuntabilitas kinerja lembaga.

“Saya berharap seluruh Kasubbag dapat berperan aktif melatih dan membina stafnya masing-masing agar kualitas kerja kita semakin baik dan profesional,” tegasnya.

Melalui berbagai langkah tersebut, Bawaslu Pohuwato berkomitmen untuk terus memperkuat kapasitas kelembagaan, meskipun berada di luar tahapan pemilu, demi menjaga kualitas pengawasan yang optimal dan berkelanjutan.