Lompat ke isi utama

Berita

Konsolidasi Demokrasi Bersama Unipo, Yolanda Harun Tekankan Peran Akademisi

Foto

Ketua Bawaslu Pohuwato, Yolanda Harun, saat menegaskan bahwa pelaksanaan konsolidasi demokrasi tidak hanya menyasar partai politik dan masyarakat umum, tetapi juga kalangan akademisi dan civitas kampus. Hal tersebut disampaikan saat kegiatan konsolidasi demokrasi bersama Rektor serta di dampingi wakil rektor Universitas Pohuwato, Senin (18/05/2026).

Marisa - Ketua Bawaslu Pohuwato, Yolanda Harun, menegaskan bahwa pelaksanaan konsolidasi demokrasi tidak hanya menyasar partai politik dan masyarakat umum, tetapi juga kalangan akademisi dan civitas kampus. Hal tersebut disampaikan saat kegiatan konsolidasi demokrasi bersama pimpinan dan dosen Universitas Pohuwato, Senin (18/05/2026).

Dalam penyampaiannya, Yolanda menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan membangun ruang diskusi bersama akademisi terkait penguatan demokrasi dan pengawasan partisipatif di Kabupaten Pohuwato.

“Konsolidasi demokrasi tidak hanya menyasar partai politik maupun masyarakat secara umum, tetapi juga penting dilakukan bersama kalangan akademisi dan dosen,” ujarnya.

Menurut Yolanda, lingkungan kampus memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran demokrasi, pendidikan politik, serta memberikan pemahaman yang baik kepada mahasiswa maupun masyarakat luas.

Ia berharap para dosen dan civitas akademika dapat turut mengambil bagian dalam menjaga kualitas demokrasi melalui ruang-ruang edukasi dan diskusi di lingkungan kampus.

“Peran akademisi sangat penting dalam memberikan pemahaman yang baik terkait demokrasi, termasuk membangun budaya politik yang sehat di lingkungan kampus,” tambahnya.

Melalui kegiatan tersebut, Bawaslu Pohuwato berharap sinergi antara lembaga pengawas pemilu dan dunia akademik dapat terus diperkuat dalam mendukung demokrasi yang lebih baik di Kabupaten Pohuwato.