Kepala Sekretariat Bawaslu Pohuwato Ikuti Overview PKA untuk Perkuat Kompetensi Kepemimpinan
|
Marisa – Kepala Sekretariat Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pohuwato, Rahmat A. Djakaria, mengikuti Overview Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) secara daring, Senin (24/8/2026). Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri melalui Balai Besar Pengembangan Kompetensi Aparatur Pemerintahan Dalam Negeri II Jatinagor sebagai bagian dari upaya pengembangan kompetensi manajerial dan kepemimpinan kinerja aparatur di lingkungan Bawaslu.
Kegiatan overview tersebut menjadi tahapan awal untuk memberikan pemahaman teknis kepada peserta terkait sistem, mekanisme, serta pola pembelajaran PKA. Pelaksanaan pelatihan menggunakan metode distance learning yang memadukan pembelajaran mandiri (self learning) dengan pembelajaran jarak jauh secara terstruktur. Program tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 24 Agustus hingga 21 November 2026.
Sebagai salah satu peserta PKA, Rahmat menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasinya atas kesempatan yang diberikan untuk mengikuti pelatihan tersebut. Menurutnya, pelaksanaan PKA pada masa non-tahapan menjadi momentum strategis untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan kemampuan manajerial, sehingga dapat mendukung pelaksanaan tugas organisasi secara lebih profesional dan efektif.
“Saya bersyukur dan berterima kasih kepada Sekretaris Jenderal Bawaslu RI, Bapak Ferdinand Eskol Tiar Sirait, serta Deputi Bidang Administrasi, Bapak La Bayoni, yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk mengikuti PKA, khususnya di masa non-tahapan seperti sekarang,” ujar Rahmat.
Rahmat menilai, pengembangan kompetensi melalui PKA tidak hanya penting bagi peningkatan kapasitas individu, tetapi juga memiliki dampak terhadap penguatan tata kelola organisasi. Kompetensi kepemimpinan yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat diterapkan dalam pengelolaan sumber daya aparatur, peningkatan kualitas pelayanan administrasi, pengambilan keputusan, serta penguatan koordinasi dalam mendukung tugas-tugas kelembagaan Bawaslu.
“Kesempatan ini tentu menjadi ruang untuk terus belajar, memperkuat kapasitas kepemimpinan, dan meningkatkan kemampuan dalam mengelola organisasi. Harapannya, ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama PKA dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kinerja Sekretariat Bawaslu Kabupaten Pohuwato,” tambahnya.
Pelaksanaan PKA di tengah masa non-tahapan juga dinilai menjadi momentum yang tepat bagi jajaran sekretariat untuk melakukan penguatan kompetensi secara berkelanjutan. Dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, Bawaslu diharapkan semakin siap menghadapi tantangan tugas kelembagaan serta mampu memberikan dukungan administrasi dan teknis yang optimal terhadap pelaksanaan fungsi pengawasan pemilu secara berkelanjutan.