Lompat ke isi utama

Berita

Kepala Sekretariat Bawaslu Pohuwato: ASN Diminta Mandiri dan Inovatif

Foto

Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Pohuwato, Rahmat A. Djakaria, saat menegaskan pentingnya penataan administrasi yang baik dalam menunjang kinerja kelembagaan. Hal ini disampaikan dalam Rapat Pengelolaan Administrasi Keuangan yang digelar di Aula Bawaslu Pohuwato, Rabu (20/8/2025).

Marisa – Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Pohuwato, Rahmat A. Djakaria, menegaskan pentingnya penataan administrasi yang baik dalam menunjang kinerja kelembagaan. Hal ini disampaikan dalam Rapat Pengelolaan Administrasi Keuangan yang digelar di Aula Bawaslu Pohuwato, Rabu (20/8/2025).

Rahmat menekankan bahwa tertib administrasi tidak hanya sebatas pada pengelolaan keuangan, tetapi juga mencakup pengarsipan surat-menyurat, baik surat masuk maupun surat keluar. “Tertib administrasi adalah bagian penting dari tata kelola lembaga yang akuntabel. Jika administrasi berjalan baik, maka semua proses kelembagaan akan lebih efektif,” ujar Rahmat.

Ia juga meminta para kepala sub bagian untuk memastikan kinerja bawahannya, khususnya terkait penataan administrasi. “Saya harapkan masing-masing atasan kepala sub bagian agar memonitoring apa yang dikerjakan oleh bawahannya, utamanya dalam penataan administrasi. Jangan sampai tugas-tugas dasar justru terbengkalai,” tegasnya.

Selain itu, Rahmat menekankan perlunya peningkatan kapasitas aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Bawaslu Pohuwato. Ia mengingatkan agar seluruh pegawai tidak hanya bergantung pada pejabat struktural. “Semua ASN harus tahu membuat nota dinas, telaahan staf, surat tugas, hingga laporan kegiatan. Jangan hanya mengandalkan kasubag. Harus ada inovasi dan kemauan dari diri sendiri untuk belajar dan mencari tahu,” jelasnya.

Foto
Rapat Pengelolaan Administrasi Keuangan yang digelar di Aula Bawaslu Pohuwato, Rabu (20/8/2025).

Rapat ini juga menjadi momentum untuk membangun budaya kerja yang lebih profesional di lingkup sekretariat. Rahmat berharap tertib administrasi bisa menjadi kebiasaan yang melekat dalam setiap aktivitas pegawai. “Kalau kita terbiasa dengan administrasi yang rapi, maka lembaga ini akan semakin dipercaya publik, karena segala bentuk pertanggungjawaban jelas dan terukur,” pungkasnya.

Penulis : Radja

Foto : T.R