Lompat ke isi utama

Berita

Jadi Narasumber: Rinto Ali, Koordinator DEEP Pohuwato Bahas Langkah Strategis Pengawasan

Foto

Rinto Ali, yang juga merupakan Koordinator DEEP Kabupaten Pohuwato (pemantau pemilu), saat memberikan materi Proyeksi Langkah Strategis Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilu dan Pengawasan Partisipatif. Pada kegiatan Penguatan Kelembagaan Bersama Mitra Kerja Bawaslu Pohuwato. Jum'at (29/08/2025).

Marisa – Bawaslu Kabupaten Pohuwato melaksanakan kegiatan penguatan kelembagaan bersama mitra kerja sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas dan memperkuat sinergi pengawas pemilu. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Bawaslu untuk memastikan penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil, dan partisipatif.

Rinto Ali, yang juga merupakan Koordinator DEEP Kabupaten Pohuwato (pemantau pemilu), hadir sebagai narasumber utama dengan membawakan materi bertajuk “Proyeksi Langkah Strategis Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilu dan Pengawasan Partisipatif.” Materi tersebut diharapkan menjadi rujukan penting dalam memperkuat peran pengawasan serta mendorong partisipasi masyarakat di setiap tahapan pemilu.

Dalam pemaparannya, Rinto Ali menekankan bahwa penguatan kelembagaan tidak hanya berfokus pada internal Bawaslu, tetapi juga harus mencakup kolaborasi aktif dengan masyarakat dan mitra kerja. “Pengawasan partisipatif adalah salah satu kunci dalam memastikan penyelenggaraan pemilu yang berkualitas. Dengan partisipasi publik, pengawasan dapat berjalan lebih menyeluruh dan efektif,” ujarnya.

Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga menghadirkan sesi diskusi yang mengundang berbagai elemen untuk menyampaikan pandangan dan menyusun langkah konkret terkait strategi penguatan kelembagaan pengawas pemilu di masa mendatang.

Foto
kegiatan Fasilitasi Pembinaan dan Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilu bersama mitra kerja pengawasan penyelenggaraan tahapan pemilu dan pemilihan, yang berlangsung di Villa Kencana, Kabupaten Boalemo, Jumat (29/08/2025).

Bawaslu Pohuwato berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam membangun pengawasan pemilu yang lebih kuat, kolaboratif, dan didukung penuh oleh masyarakat demi terwujudnya pemilu yang demokratis dan berintegritas.