Lompat ke isi utama

Berita

Integrasi Nilai Kepramukaan dan Demokrasi, Nasir Giasi Ajak Saka Adhyasta Berperan Aktif

Foto

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Pohuwato, Nasir Giasi, saat menyampaikan penegasan bahwa pelantikan pengurus Saka Adhyasta Pemilu merupakan momentum bersejarah dalam penguatan peran generasi muda di bidang demokrasi. Selasa (05/05/2026)

Marisa - Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Pohuwato, Nasir Giasi, menegaskan bahwa pelantikan pengurus Saka Adhyasta Pemilu merupakan momentum bersejarah dalam penguatan peran generasi muda di bidang demokrasi. Selasa (05/05/2026)

Dalam sambutannya, Nasir menekankan bahwa pelantikan ini tidak boleh dimaknai sekadar sebagai kegiatan seremonial, tetapi harus diikuti dengan implementasi nyata dalam bentuk kegiatan yang berdampak.

Menurutnya, nilai-nilai Dasadarma Pramuka harus menjadi landasan dalam menjalankan peran di dalam Saka Adhyasta Pemilu. "Pelantikan ini jangan hanya menjadi seremoni. Yang terpenting adalah bagaimana kita mengilhami nilai Dasadarma dalam tugas nyata, terutama melalui tiga krida utama yaitu pengawasan, pencegahan, dan penanganan pelanggaran,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mendorong adanya penguatan kolaborasi lintas saka hingga ke tingkat ranting. Hal ini dinilai penting untuk memperluas jangkauan pembinaan dan meningkatkan efektivitas gerakan kepemudaan.

Nasir juga membuka peluang sinergi antara Saka Adhyasta Pemilu dengan saka lainnya, sebagai bagian dari integrasi pembinaan generasi muda di lingkungan Pramuka. "Ke depan, kolaborasi akan kita dorong hingga ke tingkat ranting, termasuk antara Saka Adhyasta Pemilu dengan saka lainnya. Ini penting untuk memperkuat sinergi dalam pembinaan generasi muda,” jelasnya.

Ia turut menyoroti tantangan dalam membangun minat generasi muda terhadap isu politik dan demokrasi. Menurutnya, pendekatan yang digunakan harus lebih adaptif dan relevan dengan karakter pemuda saat ini.

Nasir berharap, melalui Saka Adhyasta Pemilu, pemahaman tentang demokrasi dapat disampaikan dengan cara yang lebih menarik dan mudah diterima. "Selama ini, sebagian pemuda memandang politik sebagai sesuatu yang jauh dari minat mereka. Melalui saka ini, mari kita bangun cara baru untuk menyampaikan apa itu demokrasi agar lebih dekat dan relevan bagi generasi muda,” pungkasnya.

Dengan pelantikan ini, diharapkan Saka Adhyasta Pemilu mampu menjadi motor penggerak dalam membangun generasi muda yang sadar demokrasi, berintegritas, serta aktif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.