Lompat ke isi utama

Berita

Indonesia Raya Bergema di Kantor Bawaslu Pohuwato, Perkuat Spirit Kebangsaan

Foto

Bawaslu Kabupaten Pohuwato, saat Memperdengarkan dan Menyayikan Lagu Indonesia Raya.Kamis (07/05/2026),

Marisa - Lagu kebangsaan Indonesia Raya kembali bergema di lingkungan Kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pohuwato, Kamis (07/05/2026), sebagai bagian dari rutinitas nasional yang dilaksanakan setiap hari kerja tepat pukul 10.00 pagi.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas surat edaran Bawaslu Republik Indonesia terkait kewajiban memperdengarkan dan menyanyikan lagu nasional di lingkungan kerja sebagai bentuk penguatan nilai-nilai kebangsaan dan nasionalisme.

Pelaksanaan kegiatan diikuti oleh Kepala Sekretariat Bawaslu Pohuwato, Rahmat A. Djakaria, para pejabat struktural, serta seluruh pegawai Bawaslu Pohuwato. Suasana berlangsung khidmat dengan seluruh jajaran berdiri tegap menyanyikan lagu Indonesia Raya secara bersama-sama.

Rutinitas ini tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial semata, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kedisiplinan, memperkuat rasa cinta tanah air, serta menanamkan semangat kebangsaan di lingkungan kerja kelembagaan.

Kepala Sekretariat Bawaslu Pohuwato, Rahmat A. Djakaria, menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut menjadi pengingat penting bagi seluruh jajaran untuk tetap menjaga semangat nasionalisme dalam menjalankan tugas kelembagaan.

"Menyanyikan lagu Indonesia Raya setiap hari kerja menjadi bentuk penguatan semangat kebangsaan dan kedisiplinan bagi seluruh pegawai, sehingga nilai-nilai nasionalisme tetap terjaga dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” ujar Rahmat.

Di tengah dinamika tugas pengawasan yang terus berjalan, menyanyikan lagu Indonesia Raya menjadi momentum reflektif untuk menjaga semangat persatuan dan tanggung jawab kebangsaan dalam menjalankan tugas dan fungsi kelembagaan.

Melalui pelaksanaan rutin tersebut, Bawaslu Pohuwato berharap budaya kerja yang berlandaskan nasionalisme, integritas, dan kedisiplinan dapat terus terpelihara dan menjadi bagian dari penguatan karakter kelembagaan.