Herlinda Mansur Paparkan Inovasi SILAHAT untuk Optimalkan Pengelolaan Data Pengawasan Pemilu
|
Marisa – Kepala Sub Bagian Pengawasan dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Pohuwato, Herlinda Mansur, mempresentasikan rancangan aksi perubahan berjudul “Optimalisasi Pengelolaan Data Pengawasan Pemilu melalui Sistem Informasi Laporan Hasil Pengawasan Pemilu Terpadu (SILAHAT)” di hadapan mentor Rahmat A. Djakaria, coach, dan tim penguji dalam rangkaian Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan V, Kamis (16/10/2025).
SILAHAT merupakan sistem informasi yang dirancang untuk memperkuat efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan data hasil pengawasan pemilu. Melalui sistem ini, proses dokumentasi dan pelaporan hasil pengawasan diharapkan menjadi lebih cepat, akurat, dan terintegrasi antarbidang.
“Selama ini, pengelolaan data pengawasan masih dilakukan secara manual dan tersebar di berbagai format laporan, sehingga menyulitkan proses rekapitulasi dan analisis. Melalui SILAHAT, kami ingin menghadirkan sistem yang terpadu agar seluruh data pengawasan dapat dikelola secara sistematis dan mudah diakses,” ujar Herlinda Mansur dalam presentasinya.
Sementara itu, Rahmat A. Djakaria selaku mentor memberikan apresiasi atas inovasi yang diinisiasi Herlinda. Ia menilai sistem ini dapat menjadi terobosan penting dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan pengawasan pemilu. “Inovasi seperti SILAHAT ini sangat dibutuhkan untuk memperkuat tata kelola kelembagaan Bawaslu. Dengan sistem terintegrasi, data tidak hanya tersimpan dengan baik, tetapi juga bisa dimanfaatkan untuk pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tepat,” ungkapnya.
Coach PKP Santy Rosintawati juga menambahkan bahwa rancangan aksi perubahan ini menunjukkan kemampuan peserta dalam mengidentifikasi permasalahan riil di satuan kerjanya serta menawarkan solusi berbasis teknologi. “Inisiatif ini sejalan dengan semangat reformasi birokrasi yang berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik melalui inovasi digital,” tutur Santy
Di akhir sesi, penguji Asep Setiadi memberikan sejumlah masukan konstruktif terkait pengembangan dan implementasi sistem agar SILAHAT dapat diadopsi secara berkelanjutan oleh seluruh jajaran Bawaslu Pohuwato. Herlinda menyampaikan komitmennya untuk terus menyempurnakan sistem tersebut pasca-PKP. “Kami berharap SILAHAT bisa menjadi model pengelolaan data pengawasan yang efektif, efisien, dan adaptif terhadap kebutuhan pengawasan di masa mendatang,” pungkasnya.