Lompat ke isi utama

Berita

Dua Menit untuk Negeri, Bawaslu Pohuwato Khidmat Nyanyikan Indonesia Raya

Foto

Bawaslu Kabupaten Pohuwato, saat mendengarkan dan menyayikan lagu Indonesia Raya, Kamis, (30/07/2026).

Marisa - Di tengah aktivitas perkantoran yang berjalan seperti biasa, semangat kebangsaan terus menggema di lingkungan Bawaslu Kabupaten Pohuwato. Tepat pukul 10.00 WITA, Kamis (30/07/2026), seluruh jajaran menghentikan sejenak pekerjaannya untuk berdiri dan bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan terhadap simbol negara sekaligus penguatan nilai-nilai nasionalisme.

Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Sekretariat Bawaslu Pohuwato, Rahmat A. Djakaria, para Kepala Subbagian (Kasubbag), serta seluruh pegawai Bawaslu Pohuwato. Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan khidmat sebagai tindak lanjut kebijakan kelembagaan dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan di lingkungan kerja.

Momen tersebut menjadi pengingat bahwa semangat nasionalisme tidak hanya diwujudkan melalui kata-kata, tetapi juga melalui sikap dan penghormatan terhadap simbol-simbol negara. Dengan menghentikan aktivitas sejenak untuk menyanyikan Indonesia Raya, seluruh jajaran Bawaslu Pohuwato diajak merefleksikan kembali tanggung jawab sebagai aparatur negara yang mengemban amanah dalam menjaga demokrasi.

Kepala Sekretariat Bawaslu Pohuwato, Rahmat A. Djakaria, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk pembinaan karakter sekaligus penguatan rasa cinta tanah air di lingkungan Bawaslu.

"Menyanyikan Indonesia Raya bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi momentum untuk mengingat kembali bahwa setiap tugas yang kita jalankan merupakan bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara. Semangat kebangsaan harus terus hidup dalam setiap pelaksanaan tugas sehingga integritas, disiplin, dan tanggung jawab sebagai aparatur negara semakin kuat," ujar Rahmat.

Melalui kegiatan tersebut, Bawaslu Pohuwato terus berupaya menanamkan nilai-nilai nasionalisme sebagai bagian dari budaya kerja organisasi. Semangat kebangsaan yang tumbuh dari hal-hal sederhana diharapkan mampu memperkuat profesionalisme, loyalitas, dan komitmen seluruh jajaran dalam menjalankan tugas pengawasan demi terwujudnya demokrasi yang berintegritas.