Dorong Pengelolaan Aset Transparan, Kasek Ikuti Monitoring Inventarisasi BMN Nasional
|
Marisa - Kepala Sekretariat Rahmat A. Djakaria mengikuti Rapat Monitoring Pelaksanaan Inventarisasi Barang Milik Negara (BMN) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia secara daring melalui Zoom, Kamis (12/3/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari penatausahaan BMN di lingkungan Bawaslu guna memastikan proses inventarisasi aset negara berjalan tertib, transparan, dan akuntabel. Rapat monitoring ini juga diikuti oleh jajaran sekretariat dan pengelola BMN dari berbagai daerah sebagai upaya penguatan tata kelola aset negara.
Rahmat A. Djakaria menjelaskan bahwa inventarisasi BMN merupakan langkah penting untuk memastikan seluruh aset negara yang digunakan oleh lembaga tercatat dengan baik serta dikelola sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Monitoring ini menjadi bagian penting dalam memastikan proses inventarisasi Barang Milik Negara berjalan tertib, akuntabel, serta sesuai dengan regulasi yang berlaku,” ujar Rahmat.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen pengelolaan aset negara secara profesional di lingkungan sekretariat.
“Dengan adanya kegiatan monitoring ini, diharapkan seluruh proses pendataan dan pengelolaan BMN dapat dilakukan secara sistematis, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya.
Rapat monitoring tersebut turut diikuti oleh pengelola BMN Ostin Lihu dan Fitri Abdul Azis yang bergabung secara daring. Kehadiran pengelola BMN ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan inventarisasi di tingkat daerah dapat berjalan optimal sesuai arahan Bawaslu RI.
“Keterlibatan pengelola BMN dalam kegiatan ini penting agar proses inventarisasi di daerah dapat berjalan selaras dengan kebijakan dan pedoman yang ditetapkan secara nasional,” tutup Rahmat.