Lompat ke isi utama

Berita

Dari Langkah Sehat ke Ruang Diskusi, Bawaslu Pohuwato Bedah Penanganan Pelanggaran

Foto

Bawaslu Pohuwato, saat melaksanakan kegiatan diskusi tematik mengenai penanganan pelanggaran pada program Kamis EMAS, Kamis (24/09/2026).

Marisa - Kamis EMAS (Energi Sehat dan Bugar, Membangun Kebersamaan, Aksi Bersih Lingkungan, Semangat Mengawasi) di Bawaslu Kabupaten Pohuwato tidak hanya diisi dengan aktivitas fisik. Setelah mengawali pagi dengan jalan sehat, jajaran Bawaslu Pohuwato melanjutkan kegiatan melalui diskusi tematik mengenai penanganan pelanggaran, Kamis (24/09/2026).

Diskusi tersebut menjadi ruang bagi jajaran untuk kembali melihat pengalaman penanganan pelanggaran yang terjadi selama pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024 di Kabupaten Pohuwato. Berbagai pengalaman dan catatan dari pelaksanaan sebelumnya dibahas untuk menjadi bahan pembelajaran dalam memperkuat pelaksanaan tugas ke depan.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (P3S) Bawaslu Pohuwato, Munawar, serta dihadiri Kasubbag P3SP2H, Asni Saipi, dan seluruh pegawai Bawaslu Pohuwato.

Diskusi berlangsung secara terbuka dengan membahas berbagai aspek dalam penanganan pelanggaran, termasuk pengalaman dalam menerima dan menangani laporan selama tahapan Pemilu dan Pemilihan 2024. Forum tersebut juga menjadi ruang bagi staf untuk menyampaikan pandangan serta mengidentifikasi hal-hal yang perlu diperkuat dalam pelaksanaan tugas.

Munawar mengatakan, penanganan pelanggaran tidak hanya menjadi tanggung jawab jajaran tertentu, tetapi membutuhkan dukungan seluruh unsur, termasuk dari sisi administrasi dan kelengkapan dokumen.

“Penanganan pelanggaran membutuhkan dukungan administrasi yang baik dari staf. Setiap unsur harus diperhatikan, termasuk aspek formil dan materiel dalam laporan, karena keduanya menjadi bagian penting dalam proses penanganan pelanggaran,” ujar Munawar.

Ia juga mengingat kembali dinamika yang dihadapi Bawaslu Pohuwato pada Pemilu 2024, khususnya terkait keterbatasan personel. Meski menghadapi kondisi tersebut, pelaksanaan tugas dan fungsi tetap diupayakan berjalan secara optimal.

“Pada Pemilu 2024 kita menghadapi keterbatasan personel, tetapi tugas dan fungsi tetap harus dijalankan secara optimal. Pengalaman ini menjadi pembelajaran agar ke depan kita dapat mempersiapkan dukungan sumber daya, administrasi, dan pembagian tugas dengan lebih baik,” jelasnya.

Menurut Munawar, pengalaman penanganan pelanggaran pada Pemilu dan Pemilihan 2024 perlu terus dibaca kembali. Tidak hanya untuk mengingat apa yang telah dilakukan, tetapi juga untuk menemukan ruang perbaikan dalam menghadapi dinamika kepemiluan berikutnya.

Diskusi kemudian berkembang dengan berbagai masukan dari peserta. Pengalaman selama pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan 2024 menjadi bahan pertukaran pandangan, khususnya mengenai mekanisme penanganan laporan, kelengkapan administrasi, serta koordinasi dalam menjalankan tugas.

Munawar berharap forum diskusi tematik seperti ini dapat terus dimanfaatkan sebagai ruang belajar internal, sehingga pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki jajaran dapat terus diperkuat dan diterapkan dalam pelaksanaan tugas kelembagaan.

“Kita tidak hanya mengingat pengalaman yang sudah lewat, tetapi menjadikannya sebagai bahan untuk memperbaiki cara kerja kita ke depan,” tambah Munawar.

Melalui rangkaian Kamis EMAS, Bawaslu Pohuwato tidak hanya mendorong kebugaran dan kebersamaan jajaran, tetapi juga membuka ruang pembelajaran internal. Perpaduan aktivitas fisik dan diskusi tematik tersebut menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan kerja yang sehat, solid, sekaligus terus belajar dari pengalaman pengawasan sebelumnya.

Penulis dan Foto : T.R 

Editor : T.R