Dari Komitmen Menuju Aksi, Bawaslu Pohuwato Canangkan Zona Integritas
|
Marisa - Bawaslu Kabupaten Pohuwato meneguhkan komitmen untuk membangun tata kelola kelembagaan yang berintegritas melalui Pencanangan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), Senin (10/08/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh jajaran dalam mewujudkan lingkungan kerja yang bersih, profesional, transparan, dan akuntabel.
Pencanangan dilanjutkan dengan penandatanganan Komitmen Pelayanan Publik dalam rangka mewujudkan Zona Integritas di lingkungan Bawaslu Kabupaten Pohuwato. Kegiatan diikuti Ketua Bawaslu Pohuwato Yolanda Harun, Anggota Bawaslu Pohuwato Amran Hulubangga dan Munawar, Kepala Sekretariat Rahmat A. Djakaria, para pejabat struktural, serta seluruh pegawai Bawaslu Pohuwato.
Sebelum penandatanganan, rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan teks fakta integritas yang dibacakan langsung oleh Kepala Sekretariat Bawaslu Pohuwato, Rahmat A. Djakaria, di hadapan Ketua dan Anggota Bawaslu Pohuwato serta seluruh jajaran sekretariat. Pembacaan tersebut menjadi penegasan awal atas kesediaan jajaran untuk menjalankan tugas dengan menjunjung tinggi integritas dan ketentuan yang berlaku.
Setelah pembacaan fakta integritas, penandatanganan Komitmen Pelayanan Publik diawali oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Pohuwato. Penandatanganan kemudian dilanjutkan oleh Kepala Sekretariat dan para pejabat struktural, dan selanjutnya diikuti seluruh pegawai Bawaslu Pohuwato. Urutan tersebut mencerminkan keterlibatan seluruh unsur kelembagaan dalam pembangunan Zona Integritas.
Ketua Bawaslu Pohuwato, Yolanda Harun, mengatakan pencanangan Zona Integritas tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi harus diterjemahkan dalam perilaku dan pelaksanaan tugas sehari-hari. Menurutnya, integritas harus menjadi bagian dari budaya kerja seluruh jajaran.
“Zona Integritas ini harus kita maknai sebagai komitmen bersama. Bukan hanya melalui penandatanganan, tetapi bagaimana nilai-nilai integritas benar-benar kita terapkan dalam setiap pekerjaan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Yolanda.
Yolanda menambahkan, seluruh jajaran memiliki peran yang sama dalam mewujudkan lingkungan kerja yang bersih dan berintegritas. Karena itu, pencanangan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat budaya kerja yang profesional sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan Bawaslu Pohuwato.
Sementara itu, Kepala Sekretariat Bawaslu Pohuwato, Rahmat A. Djakaria, menyampaikan bahwa pembangunan Zona Integritas membutuhkan dukungan dan konsistensi seluruh pegawai, terutama dalam menjalankan tugas sesuai ketentuan serta memberikan pelayanan secara bertanggung jawab.
“Fakta integritas yang telah kita bacakan dan komitmen yang kita tandatangani harus menjadi pedoman bersama dalam bekerja. Kita ingin membangun lingkungan kerja yang tertib, transparan, akuntabel, serta memberikan pelayanan publik yang semakin baik,” kata Rahmat.
Rahmat menambahkan, sekretariat akan terus mendukung pembangunan Zona Integritas melalui penguatan tata kelola administrasi, pelayanan, serta budaya kerja yang berorientasi pada integritas. Menurutnya, komitmen yang telah dibangun perlu dijaga melalui pelaksanaan tugas yang konsisten dan bertanggung jawab.
Pencanangan Zona Integritas tersebut menjadi langkah awal Bawaslu Pohuwato dalam membangun lingkungan kerja yang semakin bersih, profesional, dan berorientasi pada pelayanan. Komitmen yang telah dituangkan melalui pembacaan fakta integritas dan penandatanganan bersama diharapkan dapat diterapkan secara konsisten oleh seluruh jajaran dalam setiap pelaksanaan tugas dan fungsi kelembagaan.