Bukan Sekadar Seremonial, Yolanda Dorong Zona Integritas Jadi Budaya Kerja
|
Marisa - Ketua Bawaslu Kabupaten Pohuwato, Yolanda Harun, meminta seluruh jajaran mempersiapkan pencanangan Zona Integritas (ZI) secara maksimal dan terukur. Persiapan tersebut mencakup sejumlah rangkaian kegiatan, termasuk penandatanganan Pakta Integritas serta berbagai kebutuhan pendukung lainnya sebagai bagian dari penguatan komitmen bersama membangun lingkungan kerja yang bersih dan berintegritas.
Hal tersebut disampaikan Yolanda saat memimpin Rapat Rutin Internal Bawaslu Pohuwato, Senin (27/07/2026). Rapat tersebut menjadi ruang untuk mengevaluasi pelaksanaan tugas sekaligus memastikan kesiapan jajaran menghadapi berbagai agenda kelembagaan pada pekan berjalan.
Menurut Yolanda, pencanangan Zona Integritas tidak boleh dipandang hanya sebagai kegiatan seremonial atau pemenuhan administrasi kelembagaan. Lebih dari itu, pencanangan menjadi langkah awal untuk membangun komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, serta memberikan pelayanan yang profesional kepada masyarakat.
“Pencanangan Zona Integritas harus kita persiapkan dengan baik, termasuk penandatanganan Pakta Integritas dan rangkaian kegiatan pendukung lainnya. Yang paling penting bukan hanya pelaksanaannya, tetapi bagaimana komitmen tersebut benar-benar kita jalankan dalam setiap tugas dan pelayanan,” ujar Yolanda.
Ia menegaskan, Pakta Integritas yang nantinya ditandatangani harus menjadi bentuk kesanggupan seluruh jajaran untuk menjaga integritas dalam melaksanakan tugas. Komitmen tersebut perlu diwujudkan melalui sikap disiplin, menghindari praktik yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat, serta menjalankan pekerjaan sesuai aturan dan tanggung jawab masing-masing.
Yolanda juga meminta seluruh bagian yang terlibat dalam persiapan pencanangan untuk memastikan kebutuhan administrasi, dokumentasi, sarana pendukung, hingga rangkaian kegiatan dapat dipersiapkan sejak dini. Koordinasi antarjajaran dinilai penting agar pencanangan Zona Integritas dapat terlaksana secara tertib dan mencerminkan kesiapan Bawaslu Pohuwato dalam membangun budaya kerja berintegritas.
“Zona Integritas harus menjadi komitmen bersama, bukan hanya menjadi tanggung jawab pimpinan atau satu bagian tertentu. Seluruh jajaran memiliki peran untuk menjaga dan menghidupkan nilai integritas dalam lingkungan kerja,” tegasnya.
Pencanangan Zona Integritas tersebut juga diarahkan sebagai bagian dari upaya Bawaslu Pohuwato dalam mendukung pencapaian predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Karena itu, Yolanda berharap seluruh jajaran dapat memahami bahwa proses menuju predikat tersebut membutuhkan konsistensi dan kerja bersama, bukan hanya persiapan menjelang penilaian.
Melalui penguatan persiapan pencanangan Zona Integritas, Bawaslu Pohuwato berkomitmen membangun budaya kerja yang menjunjung tinggi integritas, profesionalitas, transparansi, dan akuntabilitas sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan serta kepercayaan masyarakat terhadap lembaga.