Bawaslu Pohuwato Siapkan Sosialisasi Inklusif untuk Pemilih Disabilitas
|
Marisa – Bawaslu Kabupaten Pohuwato terus memperluas jangkauan edukasi kepemiluan dengan melibatkan kelompok disabilitas. Kepala Sekretariat Bawaslu Pohuwato, Rahmat A. Djakaria, turun langsung melakukan koordinasi dengan pihak Sekolah Luar Biasa (SLB) dan pengurus komunitas disabilitas di Marisa, Kamis (18/09/2025).
“Sejak awal, kami ingin memastikan pemilih disabilitas tidak hanya dihitung jumlahnya, tetapi juga diberi pemahaman yang setara tentang hak-hak politik mereka. Kunjungan ini adalah langkah awal agar kegiatan pekan depan berjalan lancar,” ungkap Rahmat.
Sambutan hangat datang dari pihak SLB dan kelompok disabilitas yang merasa diperhatikan dalam agenda demokrasi. “Kami gembira karena anak-anak kami akhirnya menjadi bagian penting dalam pendidikan politik. Ini bukti bahwa pemilu bukan hanya milik sebagian orang, tapi milik semua warga negara,” ujar salah satu guru SLB dengan penuh semangat.
Tak kalah antusias, perwakilan komunitas disabilitas juga menyampaikan apresiasinya. “Selama ini, ruang partisipasi bagi penyandang disabilitas sering terasa terbatas. Kehadiran Bawaslu memberi kami keyakinan bahwa suara kami akan lebih dihargai,” tutur seorang pengurus kelompok disabilitas.
Rahmat menambahkan bahwa kegiatan sosialisasi ini tidak hanya sebatas penyampaian materi, tetapi juga akan dikemas secara interaktif agar mudah dipahami. “Kami akan melibatkan siswa SLB dan kelompok disabilitas dengan metode yang sederhana, ramah, dan menyenangkan. Harapannya, mereka merasa nyaman sekaligus memahami pentingnya berpartisipasi dalam pemilu,” jelasnya.
Dengan persiapan ini, Bawaslu Pohuwato menegaskan komitmennya menjadikan pemilu mendatang sebagai pesta demokrasi yang benar-benar inklusif. “Tidak boleh ada warga negara yang tertinggal. Demokrasi harus hadir untuk semua, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas,” tegas Rahmat.
Penulis & Foto : T.R