Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Pohuwato Perkuat Sinkronisasi Perencanaan Program dan Anggaran Pemilu 2027

Foto

Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Pohuwato Rahmat A. Djakaria bersama Armanto Yunus, saat hadiri langsung dalam Rapat Pembahasan Perencanaan Program dan Anggaran Tahapan Pemilu Tahun 2027 yang digelar Bawaslu Provinsi Gorontalo bersama jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo, Selasa (18/08/2026).

Marisa - Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Pohuwato Rahmat A. Djakaria bersama Armanto Yunus hadir langsung dalam Rapat Pembahasan Perencanaan Program dan Anggaran Tahapan Pemilu Tahun 2027 yang digelar Bawaslu Provinsi Gorontalo bersama jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo, Selasa (18/08/2026).

Kehadiran Bawaslu Pohuwato dalam rapat tersebut menjadi bagian dari konsolidasi jajaran sekretariat dalam menyelaraskan kebutuhan program dan dukungan anggaran guna memperkuat pelaksanaan tugas kelembagaan menghadapi tahapan Pemilu Tahun 2027.

Rapat berlangsung di Ruangan Plt. Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Gorontalo dan dipimpin langsung oleh Plt. Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Gorontalo, Arya Mega Natalady Sumbayak. Turut hadir Kepala Bagian Administrasi Admira Wantogia bersama staf perencanaan Bawaslu Provinsi Gorontalo serta Kepala/Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo.

Pembahasan difokuskan pada perencanaan program dan kebutuhan anggaran yang berkaitan dengan pelaksanaan tahapan Pemilu Tahun 2027. Forum tersebut menjadi ruang koordinasi untuk menyelaraskan perencanaan antara Bawaslu Provinsi Gorontalo dan jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota agar program yang disusun sesuai dengan kebutuhan serta mendukung pelaksanaan tugas pengawasan secara efektif.

Dalam arahannya, Arya Mega Natalady Sumbayak menekankan pentingnya penyusunan program dan anggaran yang dilakukan secara terencana, terukur, serta memperhatikan kebutuhan pelaksanaan tahapan Pemilu di masing-masing wilayah.

"Perencanaan program dan anggaran harus disusun secara cermat dengan memperhatikan kebutuhan pelaksanaan tahapan Pemilu. Karena itu, diperlukan keselarasan antara Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota agar setiap program yang direncanakan dapat mendukung pelaksanaan tugas kelembagaan secara optimal,” ujar Arya.

Sementara itu, Kepala Sekretariat Bawaslu Pohuwato, Rahmat A. Djakaria, menilai rapat tersebut penting untuk memastikan kebutuhan program dan dukungan anggaran di tingkat kabupaten dapat dipetakan sejak awal.

"Pembahasan ini menjadi bagian penting bagi kami di tingkat kabupaten  untuk mencermati kebutuhan program dan anggaran sejak awal. Kegiatan penyusunan anggaran ini tidak bisa hanya dilakukan sekali tetapi harus berkelanjutan. Dengan perencanaan yang matang dan terkoordinasi, dukungan sekretariat terhadap pelaksanaan tugas pengawasan dapat dipersiapkan dengan lebih baik,” ujar Rahmat.

Menurut Rahmat, perencanaan program dan anggaran tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan administrasi, tetapi juga harus mampu memastikan setiap dukungan yang disiapkan memberikan kontribusi terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi kelembagaan.

Ia menambahkan, Bawaslu Pohuwato akan menindaklanjuti hasil pembahasan dengan mencermati kebutuhan program di wilayahnya serta menyesuaikannya dengan kebijakan dan prioritas yang telah ditetapkan.

Melalui rapat tersebut, Bawaslu Provinsi Gorontalo mendorong jajaran Kabupaten/Kota untuk mencermati setiap kebutuhan program dan anggaran serta memastikan penyusunannya mengacu pada prioritas pelaksanaan tahapan Pemilu Tahun 2027. Koordinasi sejak tahap perencanaan diharapkan dapat meminimalkan ketidaksesuaian sekaligus memperkuat kesiapan kelembagaan.

Foto
Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Pohuwato Rahmat A. Djakaria bersama Armanto Yunus, saat hadiri langsung dalam Rapat Pembahasan Perencanaan Program dan Anggaran Tahapan Pemilu Tahun 2027 yang digelar Bawaslu Provinsi Gorontalo bersama jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo, Selasa (18/08/2026).

Keterlibatan Bawaslu Pohuwato dalam pembahasan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun perencanaan yang lebih terarah, terukur, dan sesuai kebutuhan. Dengan dukungan perencanaan program dan anggaran yang matang, jajaran sekretariat diharapkan mampu memberikan dukungan optimal terhadap pelaksanaan tugas pengawasan Pemilu Tahun 2027.