Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Pohuwato Percepat Digitalisasi Keuangan Lewat Kerja Sama dengan BNI

Foto

Spesimen Tanda Tangan Buku Tabungan yang dilakukan Oleh Kasubbag Administrasi, Rahmat Mantau di saksikan Kepala Sekretariat Bawaslu Pohuwato, Rahmat A. Djakaria serta kasubbag P3S Asni Saipi dan Perwakilan dari Pihak Bank BNI.

Marisa – Dalam upaya memperkuat tata kelola keuangan yang transparan dan efisien, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pohuwato resmi menjalin kerja sama strategis dengan Bank Negara Indonesia (BNI). Kolaborasi ini difokuskan pada optimalisasi layanan digital perbankan, termasuk pengaktifan BNI Direct Cash dan percepatan penggunaan Kartu Kredit Pemerintah (KKP).

Kepala Sekretariat Bawaslu Pohuwato, Rahmat A. Djakaria, mengatakan digitalisasi layanan keuangan merupakan langkah penting menuju pengelolaan anggaran yang akuntabel dan mudah diakses. “Melalui BNI Direct Cash, seluruh proses transaksi bisa dilakukan lebih cepat dan efisien. Kami juga dapat memantau pergerakan rekening secara real time,” ujarnya usai pertemuan dengan pihak BNI, Selasa (04/11/2025).

Rahmat menambahkan, percepatan implementasi Kartu Kredit Pemerintah menjadi salah satu agenda prioritas Bawaslu Pohuwato tahun ini. “Kami berharap seluruh staf segera menyesuaikan diri dengan sistem KKP. Ini bukan hanya soal modernisasi, tetapi juga bentuk komitmen kami terhadap transparansi dan efektivitas kerja,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan BNI, Ocha, menegaskan kesiapan pihaknya untuk memberikan dukungan penuh terhadap kebutuhan Bawaslu. “Kami akan memprioritaskan layanan bagi Bawaslu Pohuwato, mulai dari aktivasi sistem hingga pendampingan teknis penggunaan fitur digital. BNI siap memastikan seluruh layanan berjalan optimal,” ungkapnya.

Foto
Spesimen Tanda Tangan Buku Tabungan yang dilakukan Oleh Pegawai Bawaslu Pohuwato, Ahmad Mohamad, di saksikan Kepala Sekretariat Bawaslu Pohuwato, Rahmat A. Djakaria serta kasubbag P3S Asni Saipi dan Perwakilan dari Pihak Bank BNI.

Melalui kerja sama ini, Bawaslu Pohuwato berharap dapat memperkuat sistem pengelolaan keuangan yang lebih profesional dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Inisiatif ini juga menjadi bagian dari komitmen lembaga dalam menghadirkan birokrasi yang bersih, transparan, dan responsif terhadap tuntutan publik di era digital.