Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Pohuwato Ikuti Apel Gerakan Indonesia ASRI, Tegaskan Komitmen Lingkungan Bersih dan Sehat

Foto

Bawaslu Kabupaten Pohuwato saat mengikuti Apel Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang digelar di Marisa, Jumat (13/02/2026). 

Marisa – Bawaslu Kabupaten Pohuwato mengikuti Apel Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang digelar di Marisa, Jumat (13/02/2026). 

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas instruksi Presiden Republik Indonesia dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah di Bogor, Jawa Barat, sebagai upaya membangun komitmen bersama menciptakan lingkungan yang aman, bersih, sehat, dan tertata.

Apel tersebut dipimpin oleh Kapolres Pohuwato dan dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Pohuwato, Ketua DPRD, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta jajaran ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pohuwato. Dari Bawaslu Pohuwato, hadir Ketua Yolanda Harun bersama pejabat struktural dan seluruh ASN Sekretariat.

Dalam keterangannya, Ketua Bawaslu Pohuwato, Yolanda Harun, menegaskan bahwa partisipasi Bawaslu dalam Gerakan Indonesia ASRI merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan nasional yang berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat. “Gerakan Indonesia ASRI bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi komitmen bersama untuk membangun budaya hidup bersih dan sehat di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat,” ujarnya.

Yolanda menambahkan, sebagai lembaga pengawas pemilu, Bawaslu memiliki tanggung jawab moral untuk turut menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan sebagai bagian dari integritas kelembagaan. “Lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah akan tercipta apabila seluruh elemen pemerintah dan masyarakat bergerak secara konsisten dan berkelanjutan,” katanya.

Ia berharap Gerakan Indonesia ASRI di Kabupaten Pohuwato dapat terus diimplementasikan melalui aksi nyata, tidak hanya pada momentum apel, tetapi juga dalam aktivitas sehari-hari di setiap instansi. 

Dengan demikian, nilai-nilai kebersihan, kesehatan, dan ketertiban dapat menjadi budaya bersama demi mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.