Bawaslu Pohuwato Gelar Rapat Monevlap, Tekankan Akuntabilitas dan Sinergi Program
|
Marisa – Bawaslu Kabupaten Pohuwato menggelar rapat internal terkait Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan (Monevlap) pelaksanaan program di ruang rapat Bawaslu Pohuwato, Rabu (24/09/2025). Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Pohuwato, Yolanda Harun, dan dihadiri oleh Anggota Bawaslu Pohuwato, Munawar serta Amran Hulubangga, bersama Kepala Sekretariat, Rahmat A. Djakaria, pejabat struktural, dan seluruh pegawai sekretariat.
Ketua Bawaslu Pohuwato, Yolanda Harun, dalam sambutannya menegaskan bahwa evaluasi menjadi elemen penting untuk mengukur sekaligus memperbaiki jalannya program kelembagaan. “Setiap kegiatan harus dievaluasi, agar kita mengetahui sejauh mana efektivitas program berjalan dan apa saja yang perlu ditingkatkan,” ujar Yolanda.
Anggota Bawaslu Pohuwato, Munawar, menekankan bahwa Monevlap bukan sekadar formalitas. Menurutnya, hasil evaluasi harus menghasilkan langkah perbaikan nyata. “Monevlap bukan sekadar menilai apa yang sudah dilakukan, tetapi bagaimana kita belajar dari hasil yang ada untuk memperbaiki langkah ke depan. Setiap program Bawaslu harus mampu memberi dampak nyata, baik dalam penguatan kelembagaan maupun partisipasi masyarakat,” tegas Munawar.
Senada dengan itu, Anggota Bawaslu Pohuwato lainnya, Amran Hulubangga, menyoroti pentingnya sinergi internal. Ia menilai tanpa kerja sama yang solid, hasil evaluasi hanya akan berhenti di atas kertas. “Kita harus melihat Monevlap sebagai kesempatan menyatukan langkah. Sinergi antar divisi dan sekretariat sangat menentukan keberhasilan program pengawasan. Jika kita berjalan sendiri-sendiri, hasilnya tidak akan maksimal,” ujarnya.
Amran juga menambahkan bahwa koordinasi internal akan menjadi pondasi menghadapi tahapan pemilu ke depan. “Kita ingin agar Monevlap tidak hanya menjadi formalitas, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi peningkatan kinerja kelembagaan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Sekretariat Bawaslu Pohuwato, Rahmat A. Djakaria, menegaskan bahwa tertib administrasi dan pelaporan menjadi kunci akuntabilitas program. “Administrasi yang tertib akan memudahkan kita menilai keberhasilan program. Pelaporan yang akurat bukan hanya membantu internal Bawaslu, tetapi juga menjadi bentuk pertanggungjawaban kepada publik,” ungkap Rahmat.
Ia memastikan sekretariat siap memperkuat sistem administrasi agar setiap capaian terdokumentasi dengan baik. “Kami akan memastikan setiap langkah kerja terdokumentasi sehingga hasilnya dapat dipertanggungjawabkan kapan pun diperlukan,” tambahnya.
Rapat internal ini diharapkan mampu memperkuat kerja kolektif Bawaslu Pohuwato. Melalui akuntabilitas, sinergi, dan tertib administrasi, Bawaslu menegaskan komitmennya meningkatkan kualitas kelembagaan serta menjaga transparansi dalam setiap pelaksanaan program.