Bawaslu Pohuwato Gelar Pleno Rutin, Matangkan Pengawasan Coktas dan Konsolidasi Demokrasi
|
Marisa - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pohuwato melaksanakan rapat pleno rutin, selasa (05/05/2026). Rapat ini membahas pengawasan pencocokan dan penelitian terbatas (coktas) serta konsolidasi demokrasi yang akan dilaksanakan di dua kecamatan, yakni Kecamatan Wanggarasi dan Kecamatan Lemito pada minggu ini.
Rapat pleno dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Pohuwato, Yolanda Harun, bersama Anggota Bawaslu Pohuwato Munawar dan Amran Hulubangga. Turut hadir Kepala Sekretariat Bawaslu Pohuwato Rahmat A. Djakaria serta para pejabat struktural di lingkungan Bawaslu Pohuwato.
Dalam pembahasan tersebut, Bawaslu Pohuwato melakukan pemetaan wilayah dan strategi pengawasan terhadap pelaksanaan coktas yang dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Pohuwato, khususnya terhadap data pemilih berkelanjutan triwulan II. Pemetaan ini menjadi langkah awal untuk memastikan pengawasan berjalan tepat sasaran dan terukur di wilayah yang menjadi fokus kegiatan.
Selain itu, pleno juga membahas pelaksanaan konsolidasi demokrasi yang akan dilakukan di pemerintah desa setempat di wilayah Kecamatan Wanggarasi dan Lemito. Kegiatan ini dirancang sebagai upaya memperkuat koordinasi dan sinergi dengan pemerintah desa dalam mendukung pelaksanaan pengawasan serta meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pentingnya partisipasi dalam proses demokrasi.
Ketua Bawaslu Pohuwato, Yolanda Harun, menyampaikan bahwa pleno rutin menjadi instrumen penting dalam merancang langkah pengawasan yang lebih terarah dan terkoordinasi.
"Melalui pleno ini, kami memetakan fokus pengawasan coktas di Kecamatan Wanggarasi dan Lemito, sekaligus memperkuat konsolidasi dengan pemerintah desa agar pelaksanaan pengawasan dapat berjalan optimal dan sesuai dengan ketentuan,” ujar Yolanda.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Pohuwato, Amran Hulubangga, menegaskan bahwa pengawasan terhadap coktas harus dilakukan secara menyeluruh dan berorientasi pada pencegahan. "Pengawasan coktas yang dilakukan oleh KPU terhadap data pemilih berkelanjutan triwulan II harus kita kawal dengan baik. Ini penting untuk memastikan akurasi data pemilih sekaligus mencegah potensi permasalahan sejak dini,” ungkap Amran.
Pelaksanaan pleno berlangsung dengan pembahasan yang konstruktif, menghasilkan sejumlah langkah strategis sebagai tindak lanjut dalam pelaksanaan pengawasan di lapangan.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Pohuwato berkomitmen untuk terus memperkuat peran pengawasan serta menjaga kualitas demokrasi melalui proses yang transparan, akuntabel, dan berintegritas di Kabupaten Pohuwato.