Bawaslu Pohuwato gelar hening cipta dan Doa bersama, kiabarkan bendera setengah tiang untuk sang jenderal
|
Marisa - Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Pohuwato mengibarkan bendera Merah Putih setengah tiang sebagai bentuk penghormatan atas wafatnya Jenderal TNI (Purn) H.Try Sutrisno, Selasa (03/03/2026). Tindakan tersebut merupakan tindak lanjut atas surat Sekretaris Jenderal Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor B-1074/KP.07/SJ/03/2026 tentang imbauan penghormatan kepada almarhum.
Pengibaran bendera setengah tiang dilaksanakan selama tiga hari, terhitung sejak 2 hingga 4 Maret 2026 di halaman kantor Bawaslu Pohuwato, sebagai simbol duka cita dan penghargaan atas jasa almarhum semasa pengabdian kepada bangsa dan negara.
Selain pengibaran bendera, jajaran Bawaslu Pohuwato juga menggelar hening cipta dan pembacaan Surah Al-Fatihah yang dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Pohuwato, Yolanda Harun, di ruang rapat kantor setempat. Kegiatan tersebut diikuti oleh Anggota Bawaslu Pohuwato Munawar, Kepala Sekretariat Rahmat A. Djakaria, para Kepala Subbagian, serta seluruh ASN di lingkungan Sekretariat Bawaslu Pohuwato.
Yolanda Harun menyampaikan bahwa penghormatan tersebut merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian Jenderal TNI (Purn) H.Try Sutrisno Wakil Presiden ke 6 Republik Indonesia. “Kami keluarga besar Bawaslu Pohuwato turut berduka cita yang mendalam atas wafatnya Jenderal TNI (Purn) H.Try Sutrisno. Beliau adalah sosok negarawan yang telah memberikan kontribusi besar bagi bangsa dan negara,” ujar Yolanda.
Ia menegaskan, pelaksanaan pengibaran bendera setengah tiang dan doa bersama merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam menghormati tokoh bangsa yang telah berjasa. “Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai penghormatan dan keteladanan atas pengabdian almarhum, sekaligus mendoakan agar beliau mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” tambahnya.
Lebih lanjut, Yolanda mengajak seluruh jajaran untuk mengambil hikmah dari perjalanan hidup almarhum sebagai inspirasi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai penyelenggara pengawasan pemilu. “Semangat pengabdian dan integritas yang beliau tunjukkan hendaknya menjadi motivasi bagi kita semua dalam bekerja secara profesional dan bertanggung jawab,” tutupnya.
Dengan pelaksanaan penghormatan tersebut, Bawaslu Pohuwato menunjukkan komitmennya dalam menjunjung nilai-nilai kebangsaan serta menghargai jasa para tokoh nasional yang telah berkontribusi bagi Indonesia.