Bawaslu Pohuwato Gandeng Pelajar Jadi “Agent of Democracy” di Sekolah
|
Marisa - Bawaslu Kabupaten Pohuwato terus mendorong generasi muda agar lebih peduli terhadap demokrasi dan proses pemilihan. Lewat kegiatan Apel Pengawasan Penguatan Pengawasan Partisipatif yang digelar di MA Al-Khairaat Buntulia, Rabu (13/05/2026), para pelajar SMA/SMK/MA diajak menjadi bagian dari pengawas partisipatif demi menciptakan pemilu yang jujur dan berkualitas.
Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Pohuwato, Rahmat A. Djakaria, mengatakan generasi muda punya peran penting dalam menjaga demokrasi, bukan hanya saat sudah punya hak pilih, tetapi juga mulai dari lingkungan sekolah dan media sosial.
“Kehadiran kami di tengah adik-adik sekalian tidak lain untuk memberikan pemahaman tentang demokrasi, pemilu, dan bagaimana pentingnya menjaga kualitas pemilihan,” ujar Rahmat di hadapan para siswa.
Menurutnya, anak muda saat ini bukan sekadar penonton dalam proses demokrasi, tetapi bisa menjadi “agent of change” yang ikut mengedukasi lingkungan sekitar tentang pentingnya pemilu yang bersih dan bebas dari pelanggaran.
“Pemuda hari ini adalah pemimpin di kemudian hari. Karena itu, penting bagi adik-adik untuk memahami demokrasi dan ikut menjaga proses pemilihan agar berjalan baik,” katanya.
Rahmat juga mengajak para pelajar untuk aktif menjadi pengawas partisipatif dengan berani mengingatkan masyarakat terkait hal-hal yang dilarang dalam pemilihan, termasuk menolak politik uang dan penyebaran hoaks.
“Pengawasan demokrasi bukan hanya tugas penyelenggara, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat, termasuk generasi muda,” tambahnya.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusias. Para siswa terlihat aktif mengikuti apel serta materi penguatan pengawasan partisipatif yang dikemas lebih santai dan dekat dengan keseharian anak muda.
Melalui kegiatan tersebut, Bawaslu Kabupaten Pohuwato berharap pelajar tidak hanya paham soal demokrasi, tetapi juga bisa menjadi generasi yang kritis, peduli, dan ikut menjaga kualitas pemilu di masa depan.