Bawaslu Pohuwato Evaluasi Program Goes to School, Siapkan Edukasi Kepemiluan bagi Disabilitas
|
Marisa – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pohuwato menggelar rapat evaluasi kegiatan Bawaslu Goes to School sekaligus mematangkan agenda edukasi kepemiluan bagi penyandang disabilitas. Rapat berlangsung di ruang Bawaslu Pohuwato pada Rabu (17/09/2025), diikuti oleh jajaran sekretariat serta pimpinan Bawaslu.
Anggota Bawaslu Pohuwato, Munawar, memberikan apresiasi atas kinerja Sekretariat yang dinilai berhasil menyukseskan program Goes to School di empat sekolah. “Kami sangat mengapresiasi kerja keras Kepala Sekretariat dan timnya dalam melaksanakan kegiatan edukasi demokrasi di SMA 1 Marisa, SMK Marisa, Madrasah Aliyah, dan SMA 1 Buntulia,” ungkap Munawar.
Menurut Munawar, keberhasilan program tersebut menjadi modal penting bagi Bawaslu untuk melanjutkan kegiatan serupa dengan sasaran kelompok yang lebih luas, termasuk kalangan disabilitas. “Setelah Goes to School, kami ingin memastikan pemahaman kepemiluan juga bisa diakses oleh semua, tanpa terkecuali,” tambahnya.
Kepala Sekretariat Bawaslu Pohuwato, Rahmat A. Djakaria, menegaskan bahwa soliditas internal menjadi kunci keberhasilan setiap kegiatan kelembagaan. “Kesuksesan program tidak lepas dari dukungan pimpinan dan kekompakan ASN di lingkungan Sekretariat. Untuk kegiatan disabilitas, kami akan segera berkoordinasi dengan pihak sekolah, terutama dengan SLB yang ada di Pohuwato,” jelas Rahmat.
Ketua Bawaslu Pohuwato, Yolanda Harun, menilai inisiatif ini sebagai langkah nyata dalam mewujudkan inklusivitas dalam pendidikan demokrasi. “Kami ingin menunjukkan bahwa pengawasan pemilu bukan hanya tugas Bawaslu, tetapi juga bagian dari pembelajaran politik masyarakat, termasuk kalangan disabilitas,” ujar Yolanda saat mengikuti rapat secara daring.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Pohuwato lainnya, Amran Hulubanga, menegaskan pentingnya kesinambungan program edukasi pemilu agar tidak berhenti pada satu momentum saja. “Kegiatan seperti ini harus terus berlanjut sehingga generasi muda dan kelompok rentan memiliki pemahaman yang baik tentang demokrasi dan pemilu,” tutur Amran melalui sambungan zoom.
Dengan evaluasi dan persiapan tersebut, Bawaslu Pohuwato berharap pelaksanaan edukasi kepemiluan bagi disabilitas pekan depan dapat berjalan lancar, sekaligus memperkuat komitmen lembaga dalam membangun partisipasi masyarakat secara menyeluruh.
Penulia & Foto : T.R
Editor : Radja