Asah Kekompakan dan Motorik, Bawaslu-KPU Pohuwato Adu Strategi Masukkan Paku ke Botol
|
Marisa - Kekompakan, koordinasi, dan kemampuan motorik jajaran Bawaslu dan KPU Kabupaten Pohuwato diuji melalui permainan memasukkan paku ke dalam botol dalam rangkaian kegiatan Kamis Emas, Kamis (20/08/2026).
Permainan tersebut dilakukan secara berkelompok dengan masing-masing tim terdiri dari lima peserta. Empat peserta bertugas menggerakkan paku yang terhubung dengan tali secara bersama-sama untuk diarahkan masuk ke dalam botol, sementara satu peserta lainnya bertugas memberikan instruksi kepada anggota tim.
Tantangan permainan tidak berhenti pada kemampuan mengarahkan paku. Peserta juga harus mengikuti jeda musik yang sengaja menjadi bagian dari permainan. Ketika musik dimainkan, peserta harus menghentikan permainan dan ikut berjoget. Permainan baru dapat dilanjutkan setelah musik dihentikan.
Aturan tersebut membuat permainan semakin menarik. Peserta harus mampu menjaga konsentrasi, mengikuti instruksi, sekaligus menyesuaikan gerakan dengan anggota tim lainnya. Keseriusan untuk menyelesaikan tantangan pun beberapa kali pecah oleh canda dan tawa ketika peserta harus berjoget mengikuti irama musik.
Ketua Bawaslu Pohuwato, Yolanda Harun, mengatakan permainan tersebut memberikan gambaran sederhana tentang pentingnya koordinasi dan kekompakan dalam bekerja.
"Permainan ini kelihatannya sederhana, tetapi ternyata membutuhkan komunikasi, konsentrasi, dan kekompakan. Yang menarik, kita juga harus siap mengikuti aturan ketika musik berhenti dan dimainkan. Ini menjadi cara yang menyenangkan untuk membangun kebersamaan,” ujar Yolanda.
Ketua Panitia, Mahmud Diko, menjelaskan bahwa unsur musik sengaja dimasukkan agar permainan tidak hanya menguji kemampuan motorik, tetapi juga menciptakan suasana yang lebih santai dan menyenangkan.
"Kita ingin permainan ini serius dalam tantangannya, tetapi tetap menyenangkan. Jeda musik menjadi bagian dari permainan agar peserta bisa menikmati suasana, berjoget bersama, kemudian kembali fokus menyelesaikan tantangan,” kata Mahmud.
Setiap tim berusaha menyelesaikan permainan dengan strategi masing-masing. Dukungan dan sorakan peserta lainnya turut menambah semarak perlombaan.
Sebagai bentuk apresiasi, peserta yang berhasil meraih Juara 1 dan Juara 2 mendapatkan bingkisan.
Permainan tersebut menjadi salah satu cara sederhana untuk mengasah kemampuan motorik sekaligus membangun komunikasi, kesabaran, kepercayaan, dan kekompakan antarpeserta Bawaslu dan KPU Pohuwato.