Lompat ke isi utama

Berita

Amran Hulubangga: Konsolidasi Demokrasi Jadi Ruang Menyamakan Persepsi Kepemiluan

Foto

Bawaslu Kabupaten Pohuwato saat melaksanakan kegiatan konsolidasi demorkrasi dengan pemangku kepentingan daerah melalui kegiatan Konsolidasi Demokrasi bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pohuwato, Senin (05/10/2026).

Marisa - Konsolidasi Demokrasi yang dilaksanakan Bawaslu Kabupaten Pohuwato bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pohuwato menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi, pertukaran informasi, dan penyamaan persepsi mengenai kepemiluan.

Hal tersebut disampaikan Anggota Bawaslu Pohuwato, Amran Hulubangga, usai mengikuti kegiatan Konsolidasi Demokrasi yang dipimpin Ketua Bawaslu Pohuwato Yolanda Harun, Senin (05/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Yolanda Harun bersama Amran Hulubangga dan Anggota Bawaslu Pohuwato Munawar, didampingi Kasubbag P3SP2H Asni Saipi, Kasubbag P2H Herlinda Mansur, serta staf teknis Bawaslu Pohuwato, diterima Kepala Kesbangpol Pohuwato Sahrudin, bersama Sekretaris Kesbangpol Sutrisno dan Dirman.

Menurut Amran, konsolidasi dengan Kesbangpol penting untuk membangun transfer informasi antara kedua lembaga. Pertukaran informasi tersebut dinilai dapat membantu masing-masing pihak memahami perkembangan dan dinamika kepemiluan dari perspektif kelembagaan masing-masing.

“Yang paling penting dari konsolidasi ini adalah adanya transfer informasi antara Bawaslu dan Kesbangpol. Dari komunikasi tersebut kita dapat membangun kolaborasi yang kemudian melahirkan harmonisasi antarlembaga,” ujar Amran.

Ia menjelaskan, harmonisasi tersebut diperlukan agar terdapat persepsi yang sama dalam memahami berbagai persoalan kepemiluan, khususnya ketika informasi dan edukasi mengenai pemilu dan pemilihan disampaikan kepada masyarakat.

“Kita ingin menyamakan persepsi terkait kepemiluan itu sendiri. Dengan persepsi yang sama, tentu akan lebih mudah bagi kita untuk berjalan bersama dalam memberikan sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat mengenai pemilu, pemilihan, maupun kerja-kerja pengawasan Bawaslu,” jelasnya.

Amran berharap sinergi Bawaslu dan Kesbangpol dapat terus dikembangkan sehingga kedua lembaga dapat berjalan beriringan dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai demokrasi dan kepemiluan.

Menurutnya, konsolidasi tidak hanya berorientasi pada agenda ke depan, tetapi juga menjadi ruang untuk menggali pengalaman serta mengevaluasi pelaksanaan pemilu dan pemilihan sebelumnya.

“Kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk menggali dan mengevaluasi apa yang telah kita lalui pada pemilu dan pemilihan sebelumnya. Pengalaman tersebut penting menjadi bahan pembelajaran agar ke depan pelaksanaan demokrasi dapat kita dorong menjadi lebih baik,” katanya.

Amran menilai, penguatan komunikasi antarlembaga menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun ekosistem demokrasi yang sehat. Karena itu, komunikasi dan koordinasi antara Bawaslu dan Kesbangpol diharapkan tidak berhenti pada kegiatan konsolidasi, tetapi dapat berlanjut dalam agenda-agenda kelembagaan berikutnya.

Foto
Penyerahan Plakat dan dilanjutkan foto bersama setelah meakukan kegiatan Konsoolidasi Demokrasi bersama Kesbangpol kabupaten Pohuwato, senin (05/10/2026).

Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan plakat penghargaan dan ucapan terima kasih dari Bawaslu Pohuwato kepada Kesbangpol Pohuwato atas dukungan, partisipasi, dan sinergi dalam mensukseskan konsolidasi demokrasi yang berkualitas dan berintegritas.

Plakat diserahkan langsung Ketua Bawaslu Pohuwato, Yolanda Harun, kepada Kepala Kesbangpol Pohuwato, Sahrudin.

Penulis & Foto : T.R

Editor : T.R