Amran Hulubangga Ajak Pelajar Jadi Pemilih Partisipatif dan Tolak Politik Uang Sejak Dini
|
Marisa - Dalam kegiatan Bawaslu Goes to School yang dilaksanakan Bawaslu Kabupaten Pohuwato pada Selasa (10/02/2026), Anggota Bawaslu Pohuwato Amran Hulubangga memberikan materi terkait peran pengawasan pemilu kepada pelajar SMA sederajat di SMA Negeri 1 Randangan.
Amran menjelaskan ruang lingkup pengawasan Bawaslu. “Bawaslu mengawasi seluruh tahapan pemilu dan pemilihan, mulai dari persiapan pemilihan, penyelenggara, peserta, hingga keseluruhan proses pelaksanaan pemilu.” Ia juga memperkenalkan mekanisme kerja Bawaslu dalam menjalankan fungsi pengawasan.
Lebih lanjut, Amran mengajak para siswa untuk berperan aktif sebagai pemilih partisipatif. Menurutnya: “Pemilih partisipatif tidak hanya datang ke TPS, tetapi juga peduli dan berani terlibat dalam pengawasan pemilu di lingkungan sekitarnya.” tegas Amran.
Amran juga menekankan pentingnya menjadi pemilih yang cerdas dan berintegritas. “Pemilu harus dimanfaatkan sebagai sarana memilih pemimpin yang amanah untuk lima tahun ke depan, baik Presiden dan Wakil Presiden, DPR, DPD, Gubernur, hingga Bupati dan Wali Kota.”
Selain itu, Amran menegaskan komitmen menolak praktik politik uang sejak dini. “Generasi muda harus menjadi garda terdepan dalam menolak politik uang agar demokrasi tetap bersih dan bermartabat.” tutup Amran.
Kegiatan sosialisasi ini berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para siswa, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang disampaikan kepada pemateri selama sesi diskusi.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Bawaslu Pohuwato menyerahkan piagam penghargaan atas kesiapan dan keikutsertaan SMA Negeri 1 Randangan, yang diterima langsung oleh Kepala Sekolah Rosna Jailani, sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif sekolah dalam mendukung pengawasan pemilu partisipatif.