Amran Hulubanga: Ngabuburit Pengawasan Jadi Wadah Refleksi Bawaslu di Masa Non Tahapan
|
Marisa – Anggota Bawaslu Pohuwato, Amran Hulubanga, menyatakan bahwa momentum masa non tahapan pemilu dimanfaatkan sebagai ruang refleksi dan evaluasi melalui kegiatan “Ngabuburit Pengawasan” yang digelar di Mushola Kantor Bawaslu Pohuwato, Rabu (04/03/2026). Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengingat kembali proses pengawasan yang telah dilakukan pada tahun sebelumnya guna memperkuat komitmen dalam menjaga marwah demokrasi.
Amran menjelaskan, masa non tahapan bukan berarti berhentinya fungsi pengawasan, melainkan fase strategis untuk melakukan pembenahan internal serta penguatan kapasitas kelembagaan. Menurutnya, refleksi menjadi bagian penting dalam memastikan kualitas pengawasan ke depan semakin optimal dan profesional.
“Kami menjadikan suasana non tahapan ini sebagai bentuk pengingat atau alarm terhadap setiap proses pengawasan yang telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya,” ujar Amran. “Dari refleksi itu, kami dapat melihat apa saja yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan demi menjaga marwah demokrasi,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa kegiatan Ngabuburit Pengawasan tidak hanya menjadi ajang diskusi santai menjelang waktu berbuka puasa, tetapi juga sebagai forum konsolidasi internal untuk memperkuat integritas dan soliditas jajaran pengawas pemilu di daerah. Evaluasi yang dilakukan mencakup aspek teknis pengawasan, koordinasi antar divisi, hingga strategi pencegahan pelanggaran.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap pengalaman pada tahapan sebelumnya menjadi pelajaran berharga. Pengawasan harus terus bertransformasi agar mampu menjawab tantangan demokrasi yang semakin dinamis,” tegasnya.
Melalui kegiatan tersebut, Badan Pengawas Pemilihan Umum di tingkat kabupaten diharapkan mampu menjaga kepercayaan publik dengan tetap konsisten menjalankan fungsi pengawasan, meskipun tidak sedang berada dalam tahapan pemilu aktif.