Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Pohuwato Optimalkan Uji Petik, Yolanda Dorong Koordinasi Berkelanjutan di Tingkat Desa

Foto

Ketua Bawaslu Kabupaten Pohuwato, Yolanda Harun, saat menegaskan pentingnya memperkuat pengawasan terhadap PDPB melalui pelaksanaan uji petik secara berkala. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin rapat rutin internal Bawaslu Pohuwato dalam rangka evaluasi pelaksanaan tugas selama sepekan sekaligus persiapan agenda kelembagaan pada pekan berjalan, Senin (20/07/2026).

Marisa - Ketua Bawaslu Kabupaten Pohuwato, Yolanda Harun, menegaskan pentingnya memperkuat pengawasan terhadap Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) melalui pelaksanaan uji petik secara berkala. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin rapat rutin internal Bawaslu Pohuwato dalam rangka evaluasi pelaksanaan tugas selama sepekan sekaligus persiapan agenda kelembagaan pada pekan berjalan, Senin (20/07/2026).

Dalam arahannya, Yolanda meminta seluruh jajaran agar lebih mengoptimalkan komunikasi dengan pemerintah desa melalui kontak person yang telah tersedia di  beberapa desa. Menurutnya, komunikasi yang aktif akan mempermudah Bawaslu memperoleh informasi awal mengenai perubahan data kependudukan yang selanjutnya dapat diverifikasi melalui kegiatan uji petik di lapangan.

Menurut Yolanda, uji petik merupakan salah satu instrumen pengawasan yang penting untuk memastikan data pemilih tetap akurat, mutakhir, dan sesuai dengan kondisi faktual di lapangan. Oleh karena itu, setiap informasi yang diterima dari pemerintah desa harus ditindaklanjuti secara cepat melalui mekanisme pengawasan yang terukur.

"Setiap desa telah memiliki kontak yang dapat dimanfaatkan sebagai media koordinasi. Informasi yang diperoleh nantinya menjadi dasar bagi kita untuk melakukan uji petik sehingga setiap perubahan data dapat diverifikasi secara langsung. Semakin cepat informasi diterima, semakin cepat pula kita memastikan kualitas data pemilih tetap terjaga," ujar Yolanda.

Ia menambahkan bahwa pelaksanaan uji petik bukan sekadar bagian dari rutinitas pengawasan, tetapi merupakan bentuk komitmen Bawaslu dalam menjaga hak konstitusional masyarakat agar setiap warga negara yang memenuhi syarat dapat terdaftar sebagai pemilih, sementara data yang sudah tidak memenuhi syarat dapat segera diperbarui sesuai ketentuan.

Yolanda berharap seluruh jajaran Bawaslu Pohuwato terus meningkatkan koordinasi dengan berbagai pihak, khususnya pemerintah desa, sehingga proses pengawasan terhadap data pemilih berkelanjutan dapat berjalan lebih efektif dan menghasilkan data yang valid serta dapat dipertanggungjawabkan.

Melalui penguatan pelaksanaan uji petik tersebut, Bawaslu Pohuwato berkomitmen untuk terus menjaga kualitas data pemilih sebagai salah satu fondasi penting dalam mewujudkan penyelenggaraan pemilu dan pemilihan yang demokratis, berintegritas, serta menjamin terpenuhinya hak pilih setiap warga negara.