Lompat ke isi utama

Berita

Tanamkan Jiwa Nasionalisme, Bawaslu Pohuwato Rutin Nyanyikan Lagu Nasional Setiap Hari

Foto

Bawaslu Kabupaten Pohuwato saat medengarkan dan menyayikan  lagu nasionalisme di lingkungan kerja melalui kegiatan rutin menyanyikan lagu-lagu nasional setiap hari tepat pukul 10.00 Wita. Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (28/04/2026).

Marisa - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pohuwato terus menanamkan nilai-nilai nasionalisme di lingkungan kerja melalui kegiatan rutin menyanyikan lagu-lagu nasional setiap hari tepat pukul 10.00 Wita. Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (28/04/2026) itu diikuti Anggota Bawaslu Pohuwato Munawar, Kepala Sekretariat Rahmat A. Djakaria, serta seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Bawaslu Pohuwato.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun semangat kebangsaan, memperkuat kecintaan terhadap tanah air, serta menumbuhkan disiplin dan rasa tanggung jawab di kalangan pegawai. Selain sebagai rutinitas internal, program ini juga diharapkan memperkuat nilai integritas dalam pelaksanaan tugas pengawasan pemilu.

Anggota Bawaslu Pohuwato, Munawar, menegaskan bahwa menyanyikan lagu nasional bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk penghayatan terhadap nilai perjuangan dan kebangsaan yang harus tertanam dalam setiap insan pengawas pemilu.

“Lagu-lagu nasional harus benar-benar dihayati, jangan hanya sekadar dinyanyikan. Di dalamnya ada pesan perjuangan, semangat persatuan, dan pengabdian yang harus menjadi bagian dari sikap kita dalam menjalankan tugas,” ujar Munawar.

Menurutnya, semangat nasionalisme penting terus dipupuk di lingkungan kelembagaan, terutama bagi penyelenggara pemilu yang memiliki tanggung jawab menjaga demokrasi dan kedaulatan rakyat. Ia menilai, penguatan karakter kebangsaan akan berbanding lurus dengan komitmen dalam menjalankan tugas pengawasan secara profesional dan berintegritas.

“Nasionalisme itu tidak cukup dipahami sebagai simbol, tetapi harus diwujudkan dalam etos kerja, loyalitas terhadap negara, dan tanggung jawab terhadap amanah kelembagaan,” tambahnya.

Munawar juga menekankan bahwa kegiatan rutin tersebut merupakan langkah sederhana namun memiliki makna besar dalam membangun budaya kerja yang berlandaskan nilai kebangsaan. Melalui kebiasaan ini, seluruh pegawai diharapkan semakin memahami bahwa tugas pengawasan pemilu merupakan bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Kami ingin kegiatan ini menjadi budaya organisasi. Dengan menyanyikan lagu nasional secara rutin, semangat cinta tanah air terus terpelihara dan menjadi energi positif dalam bekerja,” katanya.

Sementara itu, Kepala Sekretariat Bawaslu Pohuwato Rahmat A. Djakaria menyampaikan kegiatan tersebut juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan soliditas internal di lingkungan sekretariat dan jajaran pengawas.

“Rutinitas ini bukan hanya membangun nasionalisme, tetapi juga memperkuat kebersamaan, kedisiplinan, dan semangat kolektif dalam mendukung tugas-tugas kelembagaan,” ujarnya.

Foto
Bawaslu Kabupaten Pohuwato saat medengarkan dan menyayikan  lagu nasionalisme di lingkungan kerja melalui kegiatan rutin menyanyikan lagu-lagu nasional setiap hari tepat pukul 10.00 Wita. Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (28/04/2026)

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Pohuwato berkomitmen terus menanamkan nilai-nilai kebangsaan sebagai bagian dari budaya kerja, sekaligus mendukung terciptanya lembaga pengawas pemilu yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.