Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Demokrasi, Bawaslu Pohuwato Akan Konsolidasi dengan Pemkab

Foto

Anggota Bawaslu Kabupaten Pohuwato, Munawar, saat rapat pleno Bawaslu Pohuwato, menyampaikan konsolidasi demokrasi bersama Pemerintah Kabupaten Pohuwato sebagai upaya memperkuat pemahaman dan sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung kehidupan demokrasi yang berkualitas. Rabu (22/7/2026).

Marisa - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pohuwato akan melakukan konsolidasi demokrasi bersama Pemerintah Kabupaten Pohuwato sebagai upaya memperkuat pemahaman dan sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung kehidupan demokrasi yang berkualitas.

Rencana tersebut disampaikan Anggota Bawaslu Kabupaten Pohuwato, Munawar, dalam rapat pleno Bawaslu Pohuwato, Rabu (22/7/2026). Konsolidasi akan diawali dengan pertemuan bersama Bupati dan Wakil Bupati Pohuwato yang direncanakan berlangsung pada pekan depan, sebelum dilanjutkan dengan koordinasi bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pohuwato.

“Untuk konsolidasi demokrasi, kita akan memulainya dengan pertemuan bersama Bupati dan Wakil Bupati Pohuwato yang diagendakan pada pekan depan. Selanjutnya, kita akan membangun komunikasi dan koordinasi dengan SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pohuwato,” ujar Munawar.

Ia menjelaskan, konsolidasi tersebut bertujuan untuk membangun kesamaan pemahaman di kalangan aparatur sipil negara (ASN) terkait pentingnya demokrasi serta peran masing-masing pihak dalam menjaga dan memperkuat nilai-nilai demokrasi di daerah.

“Tujuannya agar seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pohuwato memiliki pemahaman yang sama mengenai demokrasi. Dengan pemahaman yang sama, kita berharap akan lahir berbagai saran dan masukan yang konstruktif untuk kemajuan demokrasi di Pohuwato ke depan,” jelasnya.

Menurut Munawar, penguatan demokrasi membutuhkan keterlibatan dan komitmen seluruh elemen pemerintahan serta masyarakat. Karena itu, konsolidasi menjadi langkah strategis untuk membuka ruang komunikasi, membangun kesamaan persepsi, sekaligus mendorong partisipasi berbagai pihak dalam menjaga kualitas demokrasi.

“Demokrasi bukan hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu. Pemerintah daerah, ASN, dan seluruh elemen masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan iklim demokrasi yang sehat, partisipatif, dan berintegritas,” katanya.

Ia berharap, melalui konsolidasi tersebut, terbangun sinergi yang semakin kuat antara Bawaslu dan Pemerintah Kabupaten Pohuwato dalam mengawal serta memperkuat kehidupan demokrasi di daerah.

“Kita berharap konsolidasi ini dapat menjadi ruang bersama untuk berdiskusi dan bertukar gagasan. Dari sinilah kita bisa mendapatkan masukan yang baik untuk bersama-sama mendorong kemajuan demokrasi di Kabupaten Pohuwato,” pungkas Munawar.